Pameran Kesehatan Sekaligus Sosialisasikan Program JKN

SAMARINDA-Dinas Kesehatan Kaltim menggelar pameran bertajuk "Menuju Indonesia Sehat dan Menyongsong Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)" di Aula Akper Pemprov Kaltim.
"Kegiatan ini masih dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan  Nasional ke-49 dengan memamerkan program pembangunan Kesehatan Kaltim serta produk-produk  unggulan alat kesehatan," kata Ketua Panitia Peringatan Hari Kesehatan Nasional Kaltim drg Harsono, saat mendampinggi Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim Andi Ishak di sela-sela pembukaan pameran, Kamis (21/11).
Pada pameran ini juga dimanfaatkan untuk mengenalkan program JKN yang akan dimulai pada 1 Januari 2014 berlaku untuk  seluruh masyarakat Kaltim. Nantinya diharapkan,  masyarakat dapat memperoleh manfaat kesehatan sekaligus sebagai menjadikannya sebagai momentum mensosialisasikan upaya preventif dan promotif.
Menurut dia, penyelenggaraan pameran kesehatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan informasi kesehatan secara luas kepada masyarakat yang menjadi pengguna jasa pelayanan kesehatan.    
"Melalui pameran kesehatan ini Dinas Kesehatan Kaltim sebagai pemrakarsa  ingin menunjukkan kepada masyarakat tentang layanan kesehatan unggulan yang tersedia di bumi etam ini," jelasnya.      
Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk berobat karena fasilitas yang dimiliki rumah sakit di Kaltim sudah bisa melayani masyarakat untuk berbagai penyakit.  
Pameran itu, tidak hanya menampilkan produk-produk kesehatan, tetapi juga diisi dengan kegiatan "talkshow" kesehatan dan hiburan. "Kami sangat berharap, pameran ini bisa menjadi wahana untuk menyampaikan informasi secara luas kepada masyarakat tentang kesehatan," kata  Harsono.    
Ia menambahkan, visi pembangunan kesehatan adalah  masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan. Hal ini ditandai dengan terwujudnya masyarakat Kaltim  yang sudah berperilaku hidup sehat, hidup di lingkungan yang sehat, serta mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu.  
Untuk mencapai kondisi seperti itu tentunya diperlukan berbagai upaya di bidang kesehatan. termasuk didalamnya penyebarluasan informasi untuk memberdayakan masyarakat agar masyarakat mau menempatkan kesehatan sebagai prioritas dalam kehidupan mereka.
Pameran tersebut digelar mulai  21 hingga 24 November, diikuti seluruh institusi kesehatan baik provinsi maupun kabupaten dan kota serta unit-unit vertikal Kementrian Kesehatan termasuk produsen penyalur alat-alat kesehatan dan Askes. (sar/hmsprov).

//Foto: Sekretaris Dinas Kesehatan Kaltim Andi Ishak memotong pita menandai dibukanya pameran kesehatan. (ist/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait
Government Public Relation