Pancanangan ZI WBK di KPP Pratama Samarinda, Gubernur : Perlu Komitmen Bersama

Dengan menggunakan kaos putih Gubernur Awang Faroek Ishak memimpin pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK) di KPP Pratama Samarinda. (adisuseno/humasprov)

SAMARIDNA - Gubernur Kaltim  Dr  H Awang Faroek Ishak  mengatakan  untuk mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK) diperlukan kesungguhan dan komitmen kuat dari seluruh stakeholders. Diperlukan keadilan dan penegakan hukum yang baik, termasuk dalam upaya pencegahan maupun penindakannya. 

"Apresiasi dan  dukungan  harus kita berikan atas  tekad dari jajaran Kantor Pelayanan Pajak  (KPP) Pratama Samarinda untuk mewujudkan pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (ZI WBK). Hal tersebut juga sejalan dengan apa yang kita cita-citakan yaitu menjadikan  Kaltim sebagai  Island of  Integrity," kata Awang Faroek Ishak pada pencanangan  pembangunan ZI WBK di KPP Pratama Samarinda  yang ditandai dengan pelepasan balon ke angkasa, Selasa (8/5).

Dikatakan, kasus-kasus yang berkaitan dengan hukum di Tanah Air semakin banyak. Salah satu pemicunya adalah kebebasan yang jauh lebih longgar dibandingkan masa lalu. Demikian pula halnya masalah dan tantangan hukum di Kaltim saat kini, sudah barang tentu berbeda dengan masa-masa lalu. 

"Selain komitmen, juga diperlukan kerjasama yang baik dari pemangku kepentingan dan masyarakat  khususnya,  dalam pelayanan publik seperti pajak yang rentan terjadi pungli dan korupsi dalam pelaksanaannya," ujarnya.  

Hadirnya Peraturan Menteri PAN dan RB No. 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah diyakini akan membantu akselerasi pencapaian sasaran tersebut. 

"Kita harapkan  dengan  pencanganan  ZI WBK ini jajaran KPP Pratama Samarinda  terus  berkomitmen untuk mewujudkan WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik," pesan  Awang Faroek.

Sementara kepala KPP Pratama Samarinda Edison mengatakan, kegiatan pencanganan pembangunan  menuju ZI-WBK merupakan upaya Kementerian Keuangan khususnya dan kementerian lainnya dengan tujuan agar negeri ini dibangun dengan integritas. 

Pencanangan ini merupakan bagian dari 42 ribu lebih pegawai Direktorat Jenderal Pajak, dimana  KPP Pratama  Samarinda sebanyak 114  orang berkesempatan menyelenggarakan kegiatan  pencanganan ZI WBK yang mungkin satu-satunya kegiatan yang dihadiri langsung oleh gubernur ini merupakan suatu kebanggaan tersediri bagi jajaran KPP Pratama Samarinda," kata Edison, seraya menyebutkan menuju sukses ini diperlukan dukungan masyarakat. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait