Panitia Libatkan 4 Ribu Peserta

Untuk Kampanyekan Peduli AIDS

SAMARINDA – Peringatan Puncak Hari Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS)  Sedunia 2015 di Kaltim akan ditandai dengan kampanye Pemuda Peduli AIDS. Untuk itu Panitia penyelenggara akan menghadirkan kurang lebih  4.000  peserta dari unsur pelajar, ditambah para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan unsur kepemudaan.

"Pada puncak peringatan Hari AIDS Sedunia 2015 tingkat Kaltim, kita akan  menghadirkan 4.000 orang anak sekolah, Perguruan Tinggi, dan unsur kepemudaan mengikuti kampanye pemuda peduli AIDS pada puncak Hari AIDS Sedunia. Mereka diajak mengikuti kampanye Pemuda Peduli AIDS di Stadion Sempaja Samarinda pada 12 Desember 2015, "kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kaltim, Jurnanto, akhir pekan lalu.

Dikatan, para  pelajar dan pemuda nantinya akan dikumpulkan untuk mengikuti berbagai kegiatan positif rangkaian kampanye pemuda peduli AIDS. Pemuda akan beramai-ramai membaca puisi, bernyanyi dan lain-lain. Mereka diberikan pencerahan dan penyadaran agar pemuda ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan  AIDS di Kaltim.

"Melalui kegiatan positif yang digemari pemuda ini kita bisa sisipkan misi kampanye mengajak keterlibatan dalam program penanggulangan AIDS. Kalau awalnya sudah tertarik, yakin pesan yang disampaikan dapat diterima," ujarnya.

Selain kampanye pemuda, lanjut Jurnanto, peringatan Hari AIDS juga akan dirangkai berbagai kegiatan, mulai dari seminar, hingga rapat yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan tentang penyusunan rencana aksi program penanggulangan AIDS.

Sedangkan topik peringatannya perilaku sehat. Intinya peringatan Hari AIDS tahun ini yang pelaksanaannya di bawah koordinasi Kementerian Perhubungan ingin mengajak semua pihak melindungi diri dari penularan  AIDS dengan prilaku sehat.

Sebagian besar faktor penyebaran AIDS karena prilaku. Akibat perbuatan sendiri seperti hubungan sex dengan orang tidak jelas,  maupun bergantian jarum suntik.

"Melalui peringatan Hari AIDS kita berusaha memberikan pencerahan kepada semua terutama generasi muda. Melalui generasi muda dan kepada generasi muda agar berprilaku sehat," kata Jurnanto.

Kegiatan penyadaran masyarakat seperti itu diakui tidak hanya dilakukan pada peringatan Hari AIDS. KPA juga selama ini seiring sosialisasi ke sekolah dan madrasah, serta mengundang pemuda workshop agar terlibat penanggulangan HIV AIDS.

"Kita terus berupaya dengan berbagai cara untuk mengedukasi ataupun memberikan sosialisasi ke berbagai golongan termasuk  masyarakat, agar tidak terlibat dalam perbuatan-perbuatan yang bisa menyebabkan penularan AIDS," tuturnya.(mar/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation