Panja CSR DPRD Luwu Timur Sharing dengan Pemprov Kaltim

SAMARINDA - Setelah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Panitia Kerja (Panja)  CSR (Corporate Social Responsibility) DPRD Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan mengunjungi Pemprov Kaltim.  
Panja CSR  DPRD Luwu Timur yang berjumlah 21 orang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Amran Syam. Rombongan diterima Plh Setprov Kaltim Dr Meiliana dan jajaran pejabat Pemprov Kaltim di  Ruang  Rapat Tepian II Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (28/4).   
Meiliana dalam sambutan selamat datang di Benua Etam Kaltim memaparkan keberadaan Provinsi Kaltim  yang sekarang terdiri dari 10 kabupaten/kota setelah dimekarkan menjadi Kalimantan Utara pada 2012 lalu. Walaupun sudah terpisah dengan Kaltara, Pemprov Kaltim masih memiliki sumber daya alam yang melimpah baik itu batu bara, migas serta sumber daya alam lainnya.    
Tapi saat ini dan ke depan Kaltim berusaha untuk tidak terus menerus bergantung kepada migas dan batu bara. Kaltim bekerja keras mewujudkan transformasi ekonomi dengan menggali potensi unggulan ekonomi di luar migas dan batu bara. Hilirisasi produk menjadi jawaban untuk membangun ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan.  
Dalam rangka mengimplementasikan hilirisasi industri  guna mencapai target pertumbuhan dan struktur ekonomi yang berkualitas  maka 2017  mendatang harus lebih fokus dan konkrit melakukan pencapaian penyelesaian program hilirisasi industri melalui pembangunan 8 kawasan industri yang direncanakan.
"Kami telah berhasil melakukan hilirisasi industri di sektor gas/petrokimia di kawasan industri Bontang," kata Meiliana.
Untuk penyelamatan sumber sumber daya alam, lanjut Meiliana, selain Perda yang diterbitkan kabupaten/kota, Pemprov Kaltim juga menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nonor 17 tahun 2015 terkait pemberian ijin dan non perijinan serta penyempurnaan tata kelola perijianan di sektor pertambangan, kehutanan, dan perkebunan kepala sawit di Kaltim.
"Tujuan Pergub tersebut adalah untuk memberikan dukungan terhadap gerakan penyelamatan sumber daya alam seperti yang  telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo," tambah Meiliana.
Sementara itu Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam mengatakan, maksud dan tujuan Panja CSR DPRD Luwu Timur melakukan kunjungan kerja dengan jajaran Pemprov Kaltim, tidak lain untuk menggali dan berbagi (sharing) informasi terkait kibijakan Pemprov Kaltim dalam pelaksanaan CSR.
"Hasil sharing yang kami peroleh nantinya bisa diterapkan sebagai upaya   meningkatkan pendapatan asli daerah, serta pemberdayaan perusahaan melalui CSR, sehingga ada kontribusi nyata  dalam program pembangunan di Kabupaten Luwu Timur," kata Amran. (mar/sul/humasprov

Berita Terkait
Government Public Relation