Pasca Pilpres dan Pileg 2019, Gubernur Isran Noor Meyakini Kaltim Tetap Kondusif

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat acara silaturahim dan buka puasa bersama di rumah kediaman pribadi Perumnas Karpotek (rian/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Diyakini kondusifitas Kaltim tetap terpeliharan dan terjaga pasca pemilihan presiden/wakil presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (Pileg) pada April lalu. Keyakinan itu disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat acara silaturahim dan buka puasa bersama di rumah kediaman pribadi di Perumnas Karpotek Jalan Adipura Sungai Kunjang Samarinda, Minggu (2/6/2019).

Menjawab pertanyaan puluhan wartawan terkait rangkaian Pemilu yang belum selesai sebab masih berproses di Mahkamah Konstitusi. Jelas, orang nomor satu Benua Etam ini mengatakan itu hal biasa dalam negara demokrasi. "Tidak apa-apa. Itu urusan kecil mungil. Tidak usah dipikirkan itu. Hal biasa dalam dunia politik," kata Isran Noor.

Bagi mantan Bupati Kutai Timur ini, dunia demokrasi atau politik biasa terjadi. Kalau ada yang tidak puas dan ada yang menerima. Tapi ada juga tidak mau menerima hasil keputusan, kemudian mengajukan gugatan atau keberatan.

Namun demikan lanjutnya, selama keberatan maupun ketidakpuasan itu dilakukan melalui jalur yang benar atau sesuai koridor hukum maka tidak akan menjadi masalah. Kembali suami Hj Norbaiti, menegaskan menurut keyakinannya bahwa Kaltim saat ini dan nantinya dalam kondisi serta posisi yang kondusif.

Apalagi ungkapnya, saat ini berada di bulan yang penuh berkah dan rahmat Allah SWT yang tidak lain bulan suci Ramadhan.

Tentunya ujar Isran Noor, semua pihak dan seluruh rakyat Indonesia dalam kekhusyukan melaksanakan amal ibadah untuk memperoleh keutamaan Ramadhan dan berharap keridhoan Allah Ta'ala. "Kalau saya berdoa terus cuma tidak perlu saya sampaikan apa doanya. Tidak boleh itu. Saya tidak mau riya. Tapi, insya Allah selalu berdoa untuk kebaikan kita semua. Kebaikan negeri ini, masyarakat dan daerah kita. Agar rakyat semakin sejahtera dan Kaltim kian maju," ungkap Isran.

Gubernur Kaltim yang dilantik pada Oktober 2018 ini mengingatkan soal ibadah adalah urusan pribadi orang masing-masing dan tidak perlu disampaikan atau diketahui orang banyak. "Ibadah itu hanya semata kepada Allah. Orang lain tidak perlu tahu. Apalagi ini Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan semua doa diijabah Allah Ta'ala. Berdoalah yang baik-baik untuk kita semua," ujar Isran Noor.(yans/her/humasprovkaltim)

Berita Terkait