Paser Tuan Rumah Raker Kehumasan se-Kaltim

Paser Tuan Rumah Raker Kehumasan se-Kaltim 

 

SAMARINDA- Rapat Kerja kehumasan se-Kaltim 2015 berlangsung di Kabupaten Paser, 24-26 Maret. Raker kehumasan akan dibuka Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Dr Meiliana dengan jumlah peserta mencapai 100 orang.

"Tujuan penyelenggaraan Raker kehumasan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta agar terwujud aparatur humas yang kreatif, inovasi dan profesional dalam iklim keterbukaan informasi," jelas Kepala Bagian Kehumasan Imanudin SH MM didampingi Karo Humas dan Protokol Setdaprov Kaltim S Adiyat, Jumat (20/3) lalu.

Maksud dan tujuan Raker kehumasan ujarnya, juga dalam rangka membina jejaring kerja yang sinergi dan harmonis antara Pemprov Kaltim dengan pemeintah kabupaten kota dalam melaksanakan proses pembangunan daerah.

"Dengan demikian nantinya diharapkan adanya sinkronisasi  program kehumasan yang kuat antara humas Pemprov Kaltim  dengan kabupaten kota dalam pelaskanaaan tugas-tugas kehumasan dan mengavaluasi berbagai permasalahan kehumasan," kata Imanudin.

Raker kehumasan rutin diselenggarakan setiap tahun, tahun  ini dilaksanakan bersama dengan 10 kabupaten kota yang ada di Kaltim, sementara untuk Provinsi Kalimantan Utara dijadikan sebagai undangan atau sebagai partisipan saja.

Tema Raker kehumasan adalah "Peran Humas Membangun Semangat Perjauangan Otonomi Khusus". Tema ini diangkat untuk menjembatani munculnya tuntutan dari sejumlah elemen masyarakat Kaltim yang meminta Otsus bagi Provinsi Kaltim Kaltim.

"Selama ini pemerintah pusat terkesan kurang adil dalam memformulasikan dana bagi hasil untuk daerah penghasil. Sangat kecil, sementara pembangunan di Kaltim jauh tertinggal dibandingkan dengan provisni diluar Kaltim," jelas Imanudin.

Sesuai tema, Pantia Raker mengudang pakar dari Universitas Gajah Mada (UGM) Prof. Mudrajat yang memaparkan materi dengan judul ”Perjuangan Otsus Kaltim”, serta narasumber dari Biro Organisasi Setdaprov Kaltim dengan judul ”Kehumasan dan Kominfo.

"Dengan diskusi dan tanya jawab diharapkan permasalahan dalam kehumasan bisa dicarikan solusinya, sehingga pelakanaan kehumasan baik di tingkat Pemprov Kaltim maupun kabupaten kota bisa berjalan sukses sesuai apa yang diharapkan bersama," kata Imanudian. (mar/hmsprov)

Berita Terkait