Pedagang Minta Pasar Disemprot Disifektan

Foto : Dok.Humas

SAMARINDA - Bersamaan dengan dilaksanakannya pemasangan poster dan XBanner "Bersama Kita Cegah Corona dengan Germas" yang merupakan gerakan Peduli Pencegahan Virus Corona pada area publik, gagasan Kepala Biro Humas Setprov Kaltim HM Syafranuddin. 

 

Ketika Tim Relawan Biro Humas melakukan sosialisasi ke pasar-pasar tradisional, tepatnya di Pasar Rahmad Jalan Lambung Mangkurat dan Pasar Merdeka Samarinda, sejumlah pedagang meminta agar segera dilakukan penyemprotan disifektan di kawasan pasar.

 

"Kalau ada penyemprotan lebih bagus lagi pak. Sehingga kami betul-betul merasa terhindar dari penyebaran virus corona," kata Udin pedagang Ikan Pasar Rahmad.

 

Udin meminta agar penyemprotan segera dilakukan. Dari pada penyebaran virus semakin meluas.

 

Hal senada juga disampaikan Bambang pedagang sayur Pasar Merdeka, meminta agar penyemprotan bisa dilakukan. Karena aktivitas masyarakat di pasar selalu ada.

 

"Kita minta segera mungkin dilakukan. Jadi kami juga merasa tenang," pintanya.

 

Selain itu, sosialisasi pencegahan virus juga dilakukan Tim Relawan Biro Humas Setdaprov Kaltim dibeberapa titik fasilitas publik maupun pasar, mall dan hotel.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

 

 

 

*website*

/// poto istimewa ///

 

*Bayar Pajak Kendaraan E-Samsat Online*

 

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Hanya saja untuk sementara waktu, pembayaran pajak tersebut masyarakat diimbau melalui e-Samsat Online.

 

"Hal ini sesuai diterbitkannya Telegram Kapolri No. SY/967/III/YAN.1.1/2020, salah satunya tentang penutupan layanan kesamsatan sejak 24 Maret hingga 29 Mei 2020," kata Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati dalam rilisnya, di Samarinda, Selasa (24/3/2020).

 

Informasi ini disampaikan kepada seluruh UPTD Pusat Pelayanan Retribusi Daerah (PPRD) se Kaltim agar menyampaikan dan mengarahkan masyarakat membayar pajak kendaraan tahunan secara online.

 

Pembayaran bisa melalui channel e-Samsat pada ATM Bankaltimtara, ATM BNI, ATM Mandiri, ATM BCA, Agen Griya BTN, Mobile Banking BRI Syariah, PT Pos Indonesia, Pegadaian, Indomaret, Mandiri Online Banking, Teller Bankaltimtara dan Samolnas.

 

"Semua channel tersebut berfungsi dengan baik. Tentang tata cara pembayaran, soft file ada di Pemprov Kaltim dalam hal ini Bapenda Kaltim," jelasnya.

 

Pembayaran secara online ini dilakukan, dengan tujuan mencegah meluasnya penyebaran wabah Covid-19 atau virus corona di Kaltim.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait