Pejabat Eselon Hasil Lelang Terbuka Dilantik

* Gubernur: Terobosan Ini Luar Biasa

 
SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bertempat di Pendopo Lamin Etam, Jumat (3/5)  melantik pejabat eselon II, III dan IV pada lingkup Pemprov Kaltim. Beberapa di antaranya merupakan hasil seleksi secara terbuka untuk jabatan struktural yang lowong, yang merupakan pertama kalinya dilaksanakan oleh Pemprov melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim.
"Ini adalah suatu terobosan yang luar biasa, karena jika dibanding dengan DKI Jakarta yang baru dilakukan untuk jabatan lurah dan camat atau sekelas pejabat eselon III dan IV, sedangkan Kaltim sudah melakukannya untuk pejabat eselon II, III dan IV,” ujar Awang Faroek usai mengambil sumpah jabatan dan melantik pejabat eselon II, III dan IV pada lingkup Pemprov Kaltim.
Awang Faroek mengungkapkan sejak diumumkan pada awal 2013 lalu, banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov yang melamar. Setelah lulus seleksi adminitrasi, kemudian melalui proses seleksi yang cukup panjang, hingga mengikuti fit dan proper test.
“Jadi pejabat eselon yang lulus seleksi terbuka merupakan orang-orang pilihan yang sudah melalui tahapan seleksi oleh BKD Kaltim. Mudah-mudahan dengan jabatan yang merupakan sesuai pilihan mereka sendiri, bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
Dijelaskan, pengisian jabatan lowong secara terbuka merupakan wujud komitmen Pemprov sebagai bagian pelaksanaan 20 action plan pencanangan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang menjadi bagian dari konsep pelaksanaan percepatan reformasi birokrasi (RB) di lingkungan Pemprov Kaltim.
“Pencanangan ZI menuju WBK di Kaltim  merupakan contoh bagi provinsi lain. Karena ditandatangani secara bersama-sama oleh jajaran Pemprov, TNI dan Polri, Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan tinggi serta instansi vertikal dan BUMN/BUMD.  Saya sedang menunggu apakah ada SKPD yang sudah berani mencanangkan WBK di Kaltim? Tapi ingat ada 20 persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu, untuk kemudian dinilai oleh BPK, KPK dan Ombudsman,” jelasnya.
Terkait dengan mutasi kali ini, Awang Faroek mengatakan gerbong mutasi tentu akan terus berlanjut dimasa mendatang seiring kekosongan jabatan yang ada karena pejabatnya pensiun ataupun rotasi yang dilakukan untuk percepatan dan peningkatan kinerja di setiap SKPD.
“Mutasi jabatan adalah hal biasa sebagai rangkaian dari proses pembinaan karir. Oleh karena itu jika ada jabatan lowong, tidak boleh berlarut begitu lama, harus segera diisi sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan maksimal,” ucapnya.
Awang Faroek berpesan kepada pejabat eselon yang baru dilantik dan diambil sumpahnya agar dapat mengemban amanat, tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya sehingga SKPD tempat mereka bekerja mendapatkan kemajuan kearah yang lebih baik, serta diiringi dengan peningkatan prestasi dan kinerja.
“Kepada Kadis Peternakan, ada tanggung jawab yang besar bagaimana revitalisasi peternakan dilakukan untuk mewujudkan swasembada daging di Kaltim bersamaan dengan tanggung jawab untuk mensukseskan program food and rice estate,” kata Awang.
Diketahui, pada kesempatan itu Gubernur Awang Faroek melantik dan mengambil sumpah 88 pejabat eselon di lingkup Pemprov Kaltim yang merupakan hasil dari seleksi terbuka serta rotasi sebagai bagian dari akselerasi guna meningkatkan kinerja. Ada lima pejabat eselon II yang menempati posisi baru di lingkungan Pemprov Kaltim.
Yakni, Yudha Pranoto yang dulunya menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur bidang Polhukkam, dilantik sebagai Kepala Badan Kesbangpol. Sedangkan Staf Ahli Gubernur bidang Polhukkam dijabat oleh Ahmadi.
Selanjutnya, Dadang Sudarya sebagai Kepala Dinas Peternakan, Diddy Rusdianysah sebagai Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) dan Ardiansyah sebagai Wakil Direktur bidang Pelayanan RSUD AW Syahranie.
Pada kesempatan itu, Gubernur Awang Faroek juga mengumumkan Kepala Bappeda Kaltim Rusmadi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim, menggantikan Irianto Lambrie yang telah dilantik oleh Mendagri menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Kaltara pada 22 April 2013.
Turut hadir pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov Kaltim antara lain Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kaltim, Wagub Kaltim H Farid Wadjdy, Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, serta jajaran kepala SKPD lingkup Pemprov. (her/hmsprov)

//Foto: EMBAN AMANAH. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan pernyataan fakta integritas kepada para pejabat eselon yang dilantik. (syaful/humasprov kaltim).
 

Berita Terkait