Pelajar dan Mahasiswa akan Dapat Kuota Daring Pendidikan

Gubernur Kaltim H Isran Noor menyaksikan penandatanganan MoU (syaiful/humasprov kaltim).

SAMARINDA - Dampak Pendemi Coronavirus Disease (Covid-19) tidak saja mengganggu perekenomian dan kesehatan, tetapi juga berdampak pada bidang pendidikan. Akibatnya proses belajar mengajar terganggu dan harus dilakukan belajar jarak jauh melalui dalam jaringan (daring).

 

 

Untuk membantu para orangtua siswa mulai tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi di Kaltim dalam pemenuhan kuota internet, Gubernur Kaltim H Isran Noor melakukan kerjasama dengan PT Telkom Indonesia Wilayah Kaltim dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

 

 

"Kerjasama ini untuk meringankan beban para orangtua dengan mendapatkan kuota yang bebas dalam proses belajar mengajar melalui daring di tengah pandemi Covid-19,” kata Isran Noor usai melakukan penandatangan MoU dengan PT. Telkom di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (11/8).

 

 

Isran menegaskan, dunia pendidikan tidak boleh diabaikan. Pendidikan di masa pandemi Covid-19 harus mendapat perhatian, sehingga proses belajar mengajar bisa tetap terlaksana dengan baik walaupun melalui jarak jauh atau daring.

 “Bantuan kuota internet ini, dapat membantu para siswa dan mahasiswa dalam proses belajar mengajar, sehingga kegiatan pendidikan di Kaltim terus berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama,” tandas Isran.

 

 

Untuk mekanismenya, lanjut Isran, PT Telkom sudah mengurangi harga dengan memberikan diskon berdasarkan klaster antara 50 persen sampai 70 persen , sementara sisanya akan dibantu pembiayayaannya oleh pemerintah daerah melalui APBD Perubahan tahun 2020.

 “Untuk realisasinya, secepatnya dilaksanakan, namun, harus segera dibahas dengan DPRD pada anggaran perubahan.

 

 

Dalam pelaksanaan agar sesuai aturan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kita akan minta pandangan kejaksaan," jelas Isran Noor.

Ketua DPRD Kaltim H Makmur HAPK, sangat mendukung kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan PT Telkom, dalam upaya membantu para siswa dan mahasiswa untuk mendapatkan kuota daring. (mar/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait