Pelaku Pertanian Kaltim Terima Penghargaan Nasional

 

Pelaku Pertanian Kaltim Terima Penghargaan Nasional

 

JAKARTA – Pelaku utama dan usaha di sektor pertanian Kaltim kembali memperoleh penghargaan tingkat nasional dan dinyatakan sebagai teladan nasional. Penghargaan itu diberikan Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Kementerian Kelautan Perikanan.

Sejumlah penerima penghargaan tersebut adalah penyuluh pertanian PNS yang diterima Mujiyati Rahayu dari Kabupaten Paser) dan penyuluh pertanian swadaya oleh Ali Sumardi dari Kabupaten Bulungan) dan Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu (THL-TB) penyuluh pertanian Rusmala Dewi yang berasal dari Penajam Paser Utara/PPU).

Sedangkan petani berprestasi diraih Firdaus Abidin dari PPU dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah Bersama dari PPU sebagai Gapoktan Berprestasi. Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Lumbis dari Nunukan sebgai BP3K Berprestasi.

Mewakili lembaga ekonomi petani Kaltim diraih Koperasi Kongbeng Bersatu Kabupaten Kutai Timur dinyatakan sebagai Kelembagaan Ekonomi Petani Berprestasi yang secara keseluruhan diberikan Kementerian Pertanian.

Penghargaan nasional diberikan Kementerian Kehutanan kepada Arif Setiawan selaku penyuluh kehutanan sebagai juara pertama lomba Wana Lestari Tingkat Provinsi tahun 2014. Selain itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan memberika penghargaan kepada Suparno dari Dinas Pertanian  Kelautran dan Perikanan Balikpapan sebagai Penyuluh Perikanan Teladan tahun 2014.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kaltim H Fuad Asaddin menyebutkan secara keseluruhan penerima penghargaan ada tujuh orang. “Pemerintah merasa perlu memberikan perhatian besar bagi pelaku utama pertanian ini,” ujarnya.

Dikemukakan, penghargaan yang diberikan pemerintah untuk mengapresiasi guna meningkatkan motivasi bagi penyuluh pertanian, kelembagaan petani dan kelembagaan penyuluh, sehingga kinerjanya meningkat untuk pembangunan pertanian.

Fuad menambahkan Gubernur Awang Faroek Ishak setiap tahun saat peringatan hari jadi provinsi selalu memberikan penghargaan bagi pelaku utama dan usaha yang memiliki kinerja terbaik dalam mendukung pembangunan dan pengembangan pertanian di daerah ini.

“Perhatian yang diberikan pemerintah baik pusat maupun provinsi ini hendaknya menjadi motivasi bagi kabupaten dan kota untuk lebih peduli terhadap kemajuan dan kesejahteraan pelaku guna kemajuan pertanian di Kaltim,” harap Fuad Asaddin.(yans/es/hmsprov)

Berita Terkait