Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan UMKM Pangan Lokal

Ist

SAMARINDA - Plt Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dadang Sudarya menyebutkan tahun ini secara nasional ditargetkan 1.000 pelaku usaha untuk kegiatan dan pengembangan pangan lokal.

 

 

"Kaltim mendapat alokasi lima pelaku usaha dari lima daerah difasilitasi dana APBN," sebut Dadang Sudarya saat Gathering UMKM Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL) 100 se Kaltim, Selasa (22/9/2020).

 


Didampingi Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Fachruddin, Dadang mengungkapkan lima pelaku usaha itu terdiri UMKM Mama Ema Mandiri Penajam Paser Utara dan UMKM Cake Salakilo Balikpapan.

 

 

Selain itu, UMKM Fanny's Samarinda, UMKM Sekar Bontang dan UMKM Kripik RJM Tenggarong Kutai Kartanegara.

"Pelaku usaha ditarget 100 UMKM meliputi seluruh kabupaten dan kota se Kaltim. Kita lakukan pelatihan bagi mereka selama dua hari (23-24 September) secara langsung dan virtual," jelasnya.

 

 

Pelatihan dibagi dalam tiga tahap, yakni tahap I materi strategi marketing berbasis online dan kiat masuk market place. Panduan serta strategi dan kita inovasi bidang kuliner.

Tahap II, packaging standar untuk produk layak masuk marketplace. Teknik poto produk untuk promosi. Tahap III, pelatihan manajemen usaha dan manajamen karyawan serta penyusunan SOP. Good manufacturing practice (GMP).

"Kita ingin adanya pemberdayaan UMKM sektor pangan lokal, sehingga mampu meningkatkan produk pangan lokal dan skala usaha UMKM di Kaltim," ujarnya.

Narasumber pelatihan dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM, Klinik Bisnis KUMKM dan BPSMB Kaltim. (yans/ri/humasprovkaltim)

Berita Terkait