Pelantikan Eselon II Tak Ada Hubungan Pilkada

Awang Faroek Ishak

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan rangkaian pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kaltim, sama sekali tidak terkait dengan urusan politik Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023. 

Pelantikan tersebut tidak ada hubungannya dengan Pilkada Gubernur Kaltim periode 2018-2023. Pelantikan ini, sesuai rekomendasi yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri. Artinya, ini tidak ada hubungan politik. "Saya tidak akan berani melakukan pelantikan, apabila tanpa persetujuan Mendagri. Yang jelas, pelantikan ini untuk untuk kebutuhan organisasi pemerintahan," kata Awang Faroek Ishak di Pendopo Lamin Etam, Jumat (22/6).

Awang mengatakan, sebagai Gubernur wajib membentuk organisasi pemerintahan yang kuat, agar ketika terpilih Gubernur baru, dapat membantu dan program yang dibangun pemerintah provinsi bisa berkelanjutan.

Karena itu, organisasi ini harus dibentuk dengan kuat, sehingga program yang dibangun selama ini terlaksana dengan baik siapapun pemimpinnya. "Jadi, siapa pun gubernurnya, program pemerintah harus tetap berlanjut. Dengan begitu, program tetap terlaksana dengan baik dan tuntas. Harapannya, masyarakat bisa merasakan peninggalan program yang telah saya lakukan," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait