Pelantikan Tim Verifikasi MTQ 2016


SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP melantik dewan pengawas (tim verifikasi) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVIII tingkat Provinsi Kaltim tahun 2016.

Perhelatan akbar tahunan para pembaca (qori/qoriah) dan penghafal (hafidz/hafidzah) kitab suci Al Qur’an di Kaltim kali ini dilaksanakan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)  pada 20-28 Mei.

Dalam arahannya, Mukmin Faisyal mengharapkan agar tim pengawas (verifikasi) bekerja secara teliti, profesional dan amanah serta jujur.

Wagub meminta agar memperhatikan komitmen pemberdayaan putra daerah untuk mengikuti MTQ dari tingkat kecamatan, kabupaten dan kota hingga ke tingkat provinsi.

Menurut dia, peran dan kedudukan tim sangat menentukan keikutsertaan perwakilan (utusan) dari kabupaten dan kota yang akan berlomba pada ajang MTQ. Karena  dalam tugas-tugasnya memerlukan ketelitian dan kecermatan, khususnya dalam memproses kelengkapan para peserta sesuai syarat-syarat yang ditentukan.

“Hasil verifikasi sangat menentukan keabsahan peserta yang akan mengikuti kegiatan MTQ. Bekerjalah secara profesional, jujur dan amanah,” harap Mukmin.

Apalagi lanjutnya, hasil MTQ tingkat provinsi di Kukar nantinya dapat melahirkan para juara terbaik yang bisa berjaya di tingkat nasional yang akan digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wagub mengimbau agar diwujudkan penyelenggaraan MTQ di Kukar sebagai MTQ yang bersih, sportif, berkualitas dan berprestasi.

Selain pelantikan tim verifikasi, kegiatan dirangkai dengan ekspos persiapan penyelenggaraan MTQ XXXVIII tingkat Provinsi Kaltim oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an  Kukar.

Tim verifikasi MTQ XXXVIII diketuai Syafrian Hasani dengan beranggotakan 20 orang. Tampak hadir menyaksikan pelantikan Wakil Bupati Kukar H Edy Damansyah dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim H Saifi. (yans/sul/es/adv)

Kerja Pemerintah Terus Diawasi

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menegaskan bahwa Pemprov Kaltim terus berupaya meningkatkan kinerja pemerintahan dengan cara meningkatkan pegawasan terhadap disiplin kerja pegawai di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).  

Karena itu, diperlukan konsistensi setiap pegawai maupun kepala SKPD untuk berdisiplin dan bekerja dengan baik. Sehingga penyelenggaraan pemerintahan di Kaltim semakin baik.

“Kami bersyukur karena banyak kemajuan yang dilakukan pegawai Pemprov Kaltim, terutama dalam tingkat kedisiplinan bekerja. Kinerja tersebut terus diawasi Pemprov Kaltim. Bahkan, saya akan memonitor secara berjenjang tanpa sepengetahuan SKPD,” kata Mukmin Faisyal di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (27/4).

Komitmen tersebut, diperlukan agar kinerja pegawai setiap tiga bulan sekali dapat dievaluasi. Apalagi, disiplin pegawai hingga saat ini terus mengalami peningkatan. Tetapi, pengawasan dari kepala SKPD tetap diperlukan, sehingga disiplin kerja pegawai semakin baik.

Disiplin pegawai harus menjadi budaya bagi setiap pegawai. Karena peningkatan kinerja pemerintahan yang baik dapat diwujudkan jika setiap pegawai memiliki tingkat kedisiplinan yang baik.

“Bukan hanya saya yang mengawasi atau menilai disiplin pegawai, tetapi masyarakat. Karena itu, kepala SKPD masing-masing senantiasa mengawasi dan monitor disiplin pegawainya, sehingga penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan publik dapat berjalan baik,” jelasnya. (jay/sul/es/humasprov

Berita Terkait