Pelatihan Kewirausahaan di Kubar Tepat Sasaran

Road Show Disperindagkop dan UMKM Kaltim

MELAK - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kaltim H Muhammad Djailani mengatakan sesuai hasil road show dengan tujuan melihat kondisi dan perkembangan pelatihan kewirausahaan yang dilakukan Disperindagkop dan UMKM di lima Kecamatan Kutai Barat, dinilai tepat sasaran.

Karena, pelatihan tersebut dilakukan di wilayah pesisir mahakam dan tertinggal di Kaltim yang dinilai memiliki potensi sumber daya yang tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat di wilayah tersebut.

“Dari lima kecamatan di Kutai Barat yang kami kunjungi, yakni Kecamatan Penyinggahan, Muara Pahu, Mook Manoor Bulant, Melak dan Sekolaq Darat, respon masyarakat sangat tinggi. Apalagi, masyarakat yang mengikuti cukup banyak. Diharapkan, pelatihan yang dilakukan betul-betul bermanfaat bagi masyarakat di masing-masing kecamatan,” kata Muhammad Djailani usai membuka pelatihan pengembangan produk usaha bidang kerajinan kayu di Kecamatan Melak, Kutai Barat, Jumat (7/3).

Kegiatan tersebut juga didukung Pemkab Kubar, apalagi pelatihan tersebut juga dilakukan bersamaan dengan pemancanangan pembangunan pasar tradisional di lima kecamatan di Kubar, yakni Penyinggahan, Muara Pahu, Manoor Bulant, Tering dan Long Iram.

Program yang dilakukan tersebut mendapat respon positif dari Pemkab Kubar, karena dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah tersebut. “Kami bersyukur, karena program ini didukung Pemkab Kubar. Bahkan, ketika pemancangan pasar tradisional dan pembukaan pelatihan di Kecamatan Manoor Bulant Sekkab Kubar Aminuddin juga turut hadir. Hal ini sebagai bukti bahwa Pemkab setempat juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap program ini,” jelasnya.

Program ini bagian dari program kerja 100 hari Gubernur dan Wagub Kaltim yang dilakukan Disperindagkop dan UMKM Kaltim. Tahun ini ada 10 pelatihan yang dilakukan di Kubar sesuai dengan potensi dari sumber daya yang dimiliki masing-masing kecamatan dan lima pasar tradisional yang dibangun melalui APBD Provinsi.(jay/hmsprov)

//Foto: Disperindagkop dan UMKM Kaltim H Muhammad Djailani (tengah) dalam kegiatan road show-nya di Kutai Barat. (jaya/humasprov kaltim).

Berita Terkait