Pelatihan Pratugas TPP Kaltim Ditutup, Tugas Utama Pastikan Progres Dana Desa

SAMARINDA - Pelatihan Pratugas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP), Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kaltim yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim resmi ditutup.

Namun tugas utama para TPP sudah menanti, yaitu bagaimana memastikan progres penyaluran dana desa tahap ketiga berjalan dengan baik, termasuk implementasi penyaluran dana desa tahap satu dan dua yang belum maksimal. "Karena itu, diperlukan pelatihan pratugas ini, sehingga peserta atau  TPP mampu melaksanakan tugas dengan baik di lapangan," kata Kepala DPMPD Kaltim M Jauhar Efendi di Samarinda, Senin (1/10).

Tugas utama tersebut penting dilakukan, karena penyaluran dana desa wajib dipertanggungjawabkan. Artinya, dengan ada dukungan dari TPP, diharapkan pemerintah desa semakin baik bekerja menyukseskan program yang telah direncanakan.

Selain itu, TPP juga memiliki tugas bagaimana membantu menyusun profil desa. Karena rata-rata desa belum memiliki profile desa yang merupakan gambaran peta potensi desa. "Kita harapkan setelah mendapatkan pengetahuan yang komplit di pelatihan pratugas, para TPP bisa semakin profesional membantu pemerintah menyukseskan penyelenggaraan program pemerintahan di masing-masing desa, sehingga alokasi dana desa yang disalurkan betul-betul tepat sasaran dan bermanfaat," jelasnya. 

Pelatihan pratugas sudah sangat komplit dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kapasitas tentang tugas pendampingan. Selanjutnya, yang terpenting setelah ini, yakni praktek di lapangan melakukan pendampingan.  "Itu pembelajaran sesungguhnya," jelasnya.

Untuk diketahui pelaksanaan pratugas dimulai sejak 22 September hingga 1 Oktober 2018 dipusatkan di Hotel Harris Samarinda. Penyelenggaraan ini dibebankan sepenuhnya melalui alokasi APBN TA 2018. (jay/sul/humasprov katlim)

Berita Terkait