Pelatihan Pratugas TPP se-Kaltim, Sa'bani Ingatkan Bahaya Narkoba

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim M Sa'bani bersama para TPP. (norjaya/humasprov)

SAMARINDA - Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim M Sa'bani membuka pelatihan pratugas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) pendamping desa pemberdayaan (PDP), pendamping desa teknik infrastruktur (PDTI) dan pendamping lokal desa (PLD) se-Kaltim yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, di Hotel Harris, Minggu (23/9) malam. 

Sa'bani mengingatkan kepada 132 TPP agar tidak bermain-main dengan bahaya narkoba. Apalagi narkoba sekarang tidak hanya menyebar di perkotaan tetapi sudah meluas ke wilayah perdesaan. "Karena itu, diharapkan TPP ke depan dapat menjadi tenaga yang beretika dan profesional. Sehingga terbangun masyarakat desa yang maju dan sejahtera," kata Sa'bani.

Dengan adanya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, Sa'bani meminta agar para TPP bisa profesional bekerja dan beradaptasi dengan suasana desa. Mampu memberikan pendampingan yang tepat sesuai kondisi lapangan. Karena itu, TPP diharapkan juga membantu pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui sosialisasi di lapangan. 

Selain itu, bermodal semangat dan pengalaman ketika mengikuti pelatihan pratugas, diharapkan tenaga pendamping bisa melaksanakan tugas dengan berbagai inovasi, sehingga mampu mengembangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. "Perlu kekuatan mental bagi seluruh pendamping, sehingga terus berkontribusi terhadap masyarakat desa," jelasnya.

Kepala DPMPD Kaltim M Jauhar Efendi menambahkan  bahwa pelaksanaan pratugas dimulai sejak 22 September hingga 1 Oktober 2018 dipusatkan di Hotel Harris Samarinda. "Penyelenggaraan ini dibebankan sepenuhnya melalui alokasi anggaran APBN DPMPD Kaltim TA 2018," jelasnya.

Melalui pelatihan pratugas ini diharapkan peserta bisa mengetahui bagaimana menjalankan tugas di lapangan. Mulai pengambilan keputusan hingga melaksanakan musyawarah bersama masyarakat.

Peserta akan menerima materi yang disampaikan beberapa narasumber, mulai dari Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Desa serta Koordinator Provinsi hingga Tenaga Ahli. Termasuk pendamping desa pemberdayaan dan pendamping desa teknik infrastruktur yang merupakan pendamping desa teladan di Kaltim. "Semoga melalui pelatihan ini tumbuh komitmen dan kepedulian peserta terhadap masyarakat perdesaan," jelasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut seluruh pejabat eselon III dan IV di lingkungan DPMPD Kaltim. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation