Kalimantan Timur
Pembangunan Bidang Kesehatan Dilaksanakan secara Sinergis

Anugerah Citra Abdi Kesehatan

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim memberikan penghargaan ”Citra Abdi Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur  Tahun 2014” yang dilaksanakan berkenaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kalimantan Timur ke-58 dan HUT Kesehatan Nasional ke-50.

            Pada acara penyerahan penghargaan yang berlangsung di Lamin Etam, Kmais malam (4/12) itu, Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal mengatakan, pemberian Citra Abdi Kesehatan tersebut sudah menggambarkan bagaimana stakeholder terkait bidang kesehatan bekerja dengan baik.

            ”Mereka bekerja dengan baik, baik sebagai perseorangan ataupun kelembagaan, saling dukung secara sinergis dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya, dan memajukan pembangunan di Kaltim pada umumnya,” katanya.

Atas nama Pemprov Kaltim Wagub mengucapkan selamat kepada mereka yang mendapat penghargaan Citra Abdi Kesehatan, yaitu dr Audry Montong Supit Rumpitan dari Puskesmas Tiong Ohang Long Apari Mahakam Ulu selaku pengabdi tenaga kesehatan di daerah terpencil.

Kemudian Hj Adji Djuwita Kirana selaku tokoh masyarakat ahli bidang kesehatan. PT. KPC Sengata selaku perusahaan peduli kesehatan, Walikota Bontang H. Adi Darma selaku Kepala Daerah peduli pembiayaan kesehatan, Bupati Paser H. Ridwan Suwidi selaku Kepala Daerah peduli SDM tenaga kesehatan, Walikota Balikpapan H Rizal Efendi selaku Kepala Daerah Capaian MDGs kesehatan terbaik.

PKBI Kaltim juga menerima anugerah selaku LSM peduli kesehatan, dr. Aryono Wardiman selaku tokoh profesi kesehatan pengabdi sejati, H. Anang Hanafiah selaku tokoh kesehatan perintis pendidikan tenaga kesehatan, dan dr. Emil Bachtiar Moerad Sp P selaku dokter sepesialis pengabdi, dan Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak selaku Tokoh Peduli Investasi SDM kesehatan.

Menurut Wagub, dengan Visi Kaltim Maju 2018 terus berupaya dan melanjutkan peningkatan kualitas SDM, kesehatan dan kesejahteraan rakyat, sekaligus sebagai salah satu prioritas pembangunan.

”Kesehatan merupakan salah satu urusan wajib di mana Daerah berkewajiban untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mewujudkan keadilan dan pemerataan, menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang layak serta mengembangkan sistem jaminan sosial,” katanya.

Untuk mencapai tersebut ujar Wagub, perlu suatu sistem kesehatan yang tertata baik dan sesuai prinsip tata peme-rintahan yang amanah (good governance) dengan melibat-kan banyak pihak (stakeholder), baik pada tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, organisasi profesi, lintas sektor terkait, (institusi Pemerintah, pendidikan kesehatan, swasta) maupun masyarakat pada umumnya.

Sehubungan dengan itu tambah Wagub, Pemprov Kaltim mengharapkan agar  anugerah Citra Abdi Kesehatan itu tidak hanya dianggap sekedar pemberian penghargaan, tetapi dapat dijadikan sebagai medium refleksi atas semua kiprah dan kontribusi yang telah dilakukan di bidang kesehatan.

”Semoga penghargaan ini kian memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian yang tulus ikhlas untuk kemajuan bidang kesehatan khususnya dan untuk kesuksesan pembangunan di Kaltim pada umumnya,” katanya. (*/hmsprov).

 

//Foto: Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak (tengah) penerima penghargaan Citra Abdi Kesehatan selaku Tokoh Peduli Investasi SDM kesehatan, didampingi Wagub HM Mukmin Faisyal dan Ketua DPRD Kaltim H Syahrun foto bersama dengan para penerima penghargaan lainnya. (syaiful/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait