Kalimantan Timur
Pembukaan Grand Final Chemist Fun Days 2016

SAMARINDA - Pemprov memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Unmul khususnya Program Studi (Prodi) Kimia yang menyelenggarakan Grand Final Chemist Fun Days (CFD) atau kompetisi kimia se-Kaltim dan Kaltara 2016.

Bukan hanya mendukung kegiatan tersebut, Pemprov juga mendukung berbagai kegiatan positif yang dilakukan mahasiswa. Apalagi, semua perguruan tinggi, khususnya Unmul telah menjadi mitra Pemprov Kaltim.

“Kompetisi ini sangat baik untuk pengembangan ilmu pengetahuan kimia di daerah, baik di Kaltim maupun Kaltara. Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemprov Kaltim, yakni mewujudkan Kaltim yang sejahtera merata dan berkeadilan berbasis agroindustri dan energi ramah lingkungan. Pemprov sangat mendukung kegiatan semacam ini,” kata Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Pendidikan Sigit Muryono usai membuka Final CFD 2016 di Auditorium Unmul, Senin (25/1).

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengakomodir para pelajar yang berhasil meraih juara untuk bisa masuk dalam Prodi Kimia di FKIP Unmul, sehingga Kaltim ke depan memiliki calon guru kimia terbaik. Karena, kemampuan mereka telah terukur dari kompetisi yang mereka ikuti. Harapannya, Prodi Kimia dapat menjadi pilihan utama ketika masuk perguruan tinggi di FKIP Unmul.

Pemprov menilai CFD merupakan kegiatan positif, sehingga mahasiswa tidak sempat melakukan hal-hal negatif, contohnya demo anarkis di jalan-jalan maupun tawuran serta penyalahgunaan narkoba.

“Pengalihan kegiatan seperti ini patut didukung civitas akademik,  pemerintah termasuk swasta. Yang jelas, Pemprov Kaltim sangat mendukung kegiatan ini,” tegas Sigit.

 

Pemprov Kaltim meminta agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi prodi yang lain. Apalagi, kegiatan ini juga menampilkan fashion show yang disinergikan dengan pendidikan akademik.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Unmul telah membaca peluang sebagai persiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang dimulai tahun ini. Tantangannya adalah pasar bebas, investasi dan kemampuan (skill).

“Kita tidak berharap ke depan guru kimia diisi oleh warga dari anggota ASEAN. Unmul harus menyiapkan itu. Salah satu caranya adalah dengan kompetisi kimia ini. Sehingga ke depan Unmul mampu menyiapkan sumber daya manusia kimia yang berkualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia CFD 2016 Ahmad Rajab mengatakan grand final dilaksanakan 25-28 Januari 2016 di Auditorium Unmul. Kompetisi diisi berbagai lomba, yakni cepat tepat kimia (CTK) tingkat SMA/MA dan SMK sederajat.

Olimpiade kimia SMA (OKA) tingkat SMA/MA sederajat, olimpiade kimia SMK (OKK) tingkat SMK, kompetisi karya tulis ilmiah kimia (KKTIK) SMA/MA dan SMK, olimpiade kimia SMP (OKP) tingkat SMP/MTs sederajat dan rangking 1 IPA terpadu tingkat SMP/MTs sederajat dan rangking 1 kimia tingkat SMA/MA sederajat.

“Peserta OKA diikuti 50 tim, OKK diikuti 25 tim, OKP diikuti 20 tim, CTK 18 tim dan KKTIK 17 tim,” jelas Ahmad Rajab. (jay/sul/es/humasprov)

Berita Terkait