Pemerintah Jangan Anti Kritik

Pemerintah Jangan Anti Kritik 

 

SAMARINDA - Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk membangun daerah. Dukungan itu bukan hanya dalam bentuk sikap sejalan, tetapi juga dalam bentuk kritik-kritik membangun. Karena itu, pemerintah harus mau mendengar kritik yang membangun dari masyarakat. Pembangunan tak akan terlaksana denagn baik jika tidak ada dukungan masyarakat. 

 

"Pemerintah siap dan terbuka dikritik, asal kritik yang membangun. Bukan kritik yang tidak punya solusi. Bupati dan walikota juga harus terbuka terhadap kritik yang membangun. Jangan anti terhadap kritik," kata Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (2/8).

 

Awang meminta kritik harus memberikan konsep maupun solusi yang dapat diterima secara rasional atau masuk akal, sehingga pemerintah bisa segera menindaklanjuti dan mengimplementasikannya. Terkadang sekelompok masyarakat, LSM maupun mahasiswa mengkritik dengan berdemontrasi. Menurut Awang, kondisi tersebut sah-sah saja. Tetapi, yang terpenting adalah bagaimana memberikan solusi atau dengan kata lain kritiknya harus bermanfaat.

 

"Masyarakat atau LSM maupun mahasiswa yang membawa konsep dan memaparkan di hadapan pemerintah, itulah yang diharapkan. Dengan begitu, mahasiswa tidak harus berpanas-panasan di jalan untuk bersama-sama memikirkan pembangunan daerah demi kesejahteraan rakyat," harap Awang.  (jay/sul/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation