Pemilih Pemula

Dalam kesempatan itu, gubernur juga menyinggung tentang pemilih pemula agar memanfaatkan kesempatan untuk menggunakan hak pilih pada pelaksanaan pesta demokrasi tersebut sebagai wujud peran masyarakat untuk menentukan pimpinan daerah dan nasional serta wakil rakyat.

Kepada angggota PKK yang memiliki putra dan putri dan tahun ini berhak memilih, hendaknya dapat diberikan pengertian betapa pentingnya hak suara yang dimiliki untuk menentukan pemimpin masa datang.
“Kepada ibu-ibu anggota PKK yang mempunyai putra dan putri, bisa memberikan pengertian terhadap anak-anak dan anggota keluarga lain agar ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah presiden dan wakil rakyat, sehingga keberhasilan demokrasi di Kaltim semakin baik seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih,” tegas Awang.  Salah satu tolok ukur keberhasilan pelaksanaan demokrasi di satu wilayah, adalah berapa besar partisipasi masyarakat untuk menggunakan hal pilih. Sejumlah pengamat  mengkhawatirkan partisipasi masyarakat Kaltim akan menurun pada pesta denokrasi tahun ini.
Namun, dengan peran anggota PKK, dia berharap kekhawatiran tersebut tidak terjadi. Salah satunya dengan memberikan pengertian kepada para pemilih pemula dan warga Kaltim lainnya untuk menggunakan hak pilihnya di sejumlah tempat pemungutan suara.
“Mari kita patahkan kekhawatiran sejumlah pihak, terkait kemungkinan rendahnya partisipasi masyarakat pada Pemilukada, Pileg dan Pilpres mendatang,” demikian Awang Faroek Ishak. (santos/hmsprov).
 

Berita Terkait
Government Public Relation