Pemimpin Perubahan Tidak

SAMARINDA- Pakar manajemen dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali menyatakan pemimpin perubahan adalah pemimpin yang tidak menaruh dendam terhadap kompetitornya atau lawan politiknya.

Pernyataan ini disampaikan Rhenald saat peluncuran buku terbarunya,  Change Leadership - Non Finito di Samarinda, Senin (18/4). Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak adalah sosok yang memiliki karakter tersebut. Awang Faroek sosok yang tidak pernah mengadili lawan yang pernah mengalahkannya. 

“Sebagai pemimpin perubahan, seseorang memiliki pemikiran jangka panjang. Bukan mencari kepentingan-kepentingan sesaat. Tetapi mampu membangun bagi masa-masa berikutnya. Ciri khas seorang pemimpin perubahan dia tidak menaruh dendam kepada siapa pun,” kata Rhenald Kasali saat menyampaikan sambutan pembuka.

Selain tidak menaruh dendam, pemimpin perubahan adalah seseorang yang tidak pernah berbicara negatif terhadap tokoh-tokoh yang pernah menjatuhkan atau mengalahkannya. Awang Faroek dikenal sebagai tokoh  yang santun dalam berkomunikasi.

Hal itu, karena Awang adalah orang yang menjalankan programnya dengan diplomasi musik dan dikenal memiliki jiwa seni yang baik. Itulah yang memberikan motivasi kepada jajaran yang dipimpinnya dalam melaksanakan pekerjaan.

“Yang jelas, beliau memang patut menjadi inspirasi semua kalangan,” tegas Rhenald. 

Pada prinsipnya, menurut Rhenald pemimpin perubahan adalah pemimpin yang bisa memperbaiki hidup rakyat, bangsa dan generasi berikutnya. (jay/sul/humasprov

Berita Terkait
Government Public Relation