Pemprov Ajak Budayakan Menanam

Peringatan HMPI dan BMN 2014 di Kaltim

SAMARINDA-Pemprov Kaltim mengajak seluruh komponen masyarakat agar terus membudayakan menanam pohon, sehingga tanaman menjadi bagian penting untuk lingkungan masyarakat. Seluruh komponen masyarakat, mulai pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, pegawai negeri sipil dan swasta harus berperan aktif  menciptakan lingkungan yang hijau. 

“Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2014 bisa menjadi momentum untuk mencintai tanaman, sehingga menjadi mata rantai kehidupan yang harus terus dibudayakan,” kata Staf Ahli Gubernur Kaltim  Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Budi Pranowo usai peringatan HMPI dan BMN 2014 di Kaltim yang dilaksanakan di Bendungan Pengendali Banjir Jalan HM Ardans Samarinda, Sabtu (29/11).

Mewujudkan lingkungan yang hijau, diharapkan ada tiga komponen yang harus saling mendukung, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat. Karena dengan kebersamaan tersebut, diharapkan lingkungan yang baik dapat tercipta. Apalagi, di sektor swasta ada program Coorporate Social Responsibility (CSR) yang berperan mendukung pembangunan lingkungan.

“Jadi, tiga komponen tersebut sangat berperan mendukung mewujudkan lingkungan yang baik.  Sedangkan bagi pihak perusahaan tambang, penanaman kembali itu merupakan kewajiban di lokasi pasca tambang,” jelasnya.

Pemerintah telah bertindak tegas agar setiap perusahaan tambang melaksanakan reklamasi dan revegetasi lahan. Bahkan saat ini sudah banyak perusahaan yang telah melaksanakan program tersebut, antara lain, PT Kideco, Indominco, Berau Coal dan PT KPC.

“HMPI dan BMN ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi masyarakat maupun pihak swasta serta PNS untuk terus menanam pohon di lingkungan sekitar, sehingga seluruh komponen bersama-sama turut menjaga lingkungan,” imbaunya.

Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Chairil Anwar mengatakan HMPI dan BMN 2014 yang dilaksanakan di Bendungan Pengendali Banjir di Samarinda dapat mendukung Pemkot Samarinda agar mengurangi volume banjir yaitu dengan cara menanam pohon di area Bendungan Pengendali Banjir Samarinda.

“Penanaman ini bukan hanya dilaksanakan di Bendungan Pengendali di HM Ardans, tetapi juga dilaksanakan di Bendungan Pengendali Banjir di Jalan Antasari. Diharapkan dengan momentum ini masyarakat juga sadar untuk menanam pohon di area hijau,” harapnya.

Setelah penanaman tersebut, selanjutnya Pemprov Kaltim melalui Dinas Kehutanan Kaltim memrogramkan pemeliharaan tanaman yang telah ditanam. Melalui pemeliharaan tersebut tanaman yang ditanam dapat tumbuh subur, sehingga tanaman tersebut dapat bermanfaat bagi lingkungan.

“Sejak dicanangkannya gerakan penanaman satu miliar pohon di Indonesia 2011-2014, Kaltim telah menanam pohon mencapai 193 juta bibit pohon. Kami berharap 193 juta bibit pohon yang ditanam hingga ke depan terus hidup,” harapnya.

Peringatan HMPI dan BMN juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada perusahaan yang telah melakukan reklamasi dan revegetasi.  (jay/sul/hmsprov)

 

//Foto: KURANGI BANJIR. Staf Ahli Gubernur Kaltim  Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Budi Pranowo menanam pohon langsat pada kegiatan menanam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2014. (fajar/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation