Pemprov Akan Lakukan Rafid Tes Covid-19

Foto : Ahmad Riyandi

SAMARINDA- Sehubungan dengan merebaknya penyebaran kasus  Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ditanah air, termasuk di beberapa wilayah Kaltim. Maka Pemprov Kaltim akan melaksanakan rapid test.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi Kaltim mengatakan ravid test  diutamakan kepada daerah  yang sudah penularan Covid-19 cukup  besar dan dilakukan untuk menskrining saja, bukan untuk memastikan positif atau negatif seseorang pada kasus ini.

 

"Tes ravid corona nanti baru tahap skrining saja, bukan untuk deteksi atau diagnosis pasti orang yang bersangkutan positif atau tidak," kata Andi.

 

Skrining yang dilakukan  untuk masyarakat yang dekat dengan seseorang atau pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19. 

 

"Misalnya dalam satu keluarga ada seorang yang positif Covid-19, maka anggota keluarga dilakukan skrining," tandasnya.

 

Ditambahkan, skrining tidak serta merta kalau dilakukan negatif langsung bebas, belum tentu. Tetapi masih dilakukan pemantauan.

 

"Skrining ini kan mendeteksi terhadap serelogi imun yang sudah terbentuk dan hal itu tidak bisa dilakukan bagi orang yang  baru terinfeksi. Perlu beberapa waktu dulu, begitu juga kalau positif harus dilanjutkan uji laboratorium," tandasnya.

 

Menurutnya, skrining yang akan dilakukan untuk menjaring sebanyak-banyaknya orang dalam pemantauan (ODP) yang mungkin sudah tertular tapi belum menunjukkan gejala.

 

"Saat ini, kita masih menunggu alatnya dari pusat, walaupun demikian kita minta masyarakat agar social distancing diperketat, serta melakukan pola hidup sehat," pinta Andi Muhamad Ishak.(mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait