Pemprov Dukung Daerah Buat Film

Film 12 Menit Kemenangan untuk Selamanya

SAMARINDA- Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memberikan apresiasi yang tinggi atas sukses pembuatan film berjudul "12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya" yang mengisahkan perjuangan Marching Band Pupuk Kaltim Bontang menjadi yang terbaik di kancah nasional dalam satu dasawarsa secara berturut-turut.  
Lebih membanggakan, sebab film garapan sutradara Hanny R Saputra itu akan diputar di bioskop seluruh Indonesia secara serentak pada 29 Januari 2014.  Saat penayangan perdana nanti, Gubernur Awang Faroek berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat menyaksikan film ini, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.
Menurut Awang, film ini patut ditonton para remaja, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa serta orang tua agar memberikan motivasi untuk meraih prestasi, sebab  film ini juga menceritakan pentingnya kegigihan, keuletan dan inovasi yang terus menerus dilakukan dengan kebersamaan yang sangat indah.
“Karena itu, saya sangat berterimakasih kepada Pemkot Bontang dan Pupuk Kaltim yang telah membina marching band ini. Tidak gampang untuk mencapai prestasi 10 kali berturut-turut meraih juara di level nasional. Film ini harus jadi motivasi bagi para pelajar di Indonesia,” puji Awang Faroek Ishak usai menyaksikan film tersebut  di Studio XXI Samarinda Central Plaza (SCP), Sabtu (11/1).
Gubernur meminta agar kisah sukses seperti tergambar dalam film 12 Menit Kemenangan untuk Selamanya lebih banyak dibuat. Sebab dia sangat yakin, ada banyak prestasi lain yang juga sangat layak untuk diabadikan dalam karya-karya buku maupun film.   
“Saya berharap, film seperti ini tidak hanya lahir dari Kota Bontang. Tapi juga dari daerah kabupaten/kota lainnya di Kaltim. Pada prinsipnya, Pemprov akan memberikan dukungan untuk itu," tegas Awang.   
Menurut dia, untuk membuat film layar lebar seperti yang dilakukan Pemkot Bontang dan PT PKT Bontang tentu perlu dana yang besar. Karena itu, Gubernur Awang Faroek mengimbau, baik BUMN di bidang migas, batu bara, perkebunan dan kehutanan untuk bisa menjadi sponsor dalam kegiatan tersebut, seperti yang dilakukan PT Pupuk Kaltim Bontang.
“Jadi bukan hanya pemerintah saja yang mendukung, seluruh komponen masyarakat hingga perusahaan swasta perlu membantu. Karena banyak cerita-cerita yang patut diangkat di Kaltim, tentang sejarah, kemiskinan hingga pembangunan. Yang jelas di Kaltim banyak cerita yang patut diangkat menjadi karya film,” jelasnya.
Film tersebut menceritakan tentang kesempatan para remaja dan pemuda di Kota Bontang meraih prestasi melalui Marching Band PKT Bontang. Mereka menjadi jawara yang tidak tertandingi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir di ajang Grand Prix Marching Band di Jakarta.   
Sementara itu, Wagub Kaltim HM Mukmin Faisyal HP mengatakan melalui film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya diharapkan dapat menjadi motivasi para generasi muda dalam meraih prestasi yang diinginkan.
“Film ini menceritakan tentang perjuangan anggota tim Marching Band PKT Bontang meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Film ini patut disaksikan para pelajar dan mahasiswa Kaltim  agar menjadi contoh dan keteladanan. Karena banyak proses perjuangan yang ditampilkan di film tersebut,” jelasnya.
Sedangkan Walikota Bontang H Adi Dharma mengatakan pemutaran film tersebut sesuai dengan visi Kota Bontang mewujudkan masyarakat Bontang yang berbudi luhur, maju, adil dan sejahtera. Karena itu, untuk mencapai 12 menit kemenangan tidak mudah dilakukan. Tetapi, berapa ribu jam yang dibutuhkan untuk meraih prestasi tersebut. Terutama ketika latihan.
“Yang jelas, film ini bertujuan untuk mempromosikan Kota Bontang sebagai kota industri dan kota parwisata,” jelasnya. (jay/hmsprov)

Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sesaat saat menyaksikan Film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya bersama istri Hj Encik Amelia Suharni Faroek di XXI Lantai VI Samarinda Central Plaza (SCP), Sabtu (11/1) (fajar/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait