Pemprov Dukung Pemekaran Berau Pesisisr dan Paser Selatan

Pemprov Dukung Pemekaran Berau Pesisisr dan Paser Selatan

SAMARINDA  -  Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah daerah meningkatkan pelayanan bagi masyarakat melalui pemekaran wilayah atau pembentukan daerah otonomi baru (DOB).

“Kita semua telah bertekad untuk memberi pelayanan maksimal dan prima bagi masyarakat. Karenanya, Pemprov Kaltim mendukung atas pemekaran wilayah Kabupaten Berau untuk DOB (Daerah Otonom Baru) Berau Pesisir dan Paser Selatan dari Kabupaten Paser,” kata Awang Faroek Ishak pekan lalu.

Kaltim ini lanjutnya, walaupun sudah dimekarkan dengan terbentuknya DOB provinsi ke-34 di kawasan utara menjadi Provinsi Kalimantan Utara dengan lima kabupaten dan kota di dalamnya (Bulungan, Malinau, Nunukan dan Tarakan serta Tana Tidung).

Namun, secara geografis Kaltim masih memiliki wilayah yang luas khususnya beberapa kabupaten didalamnya. Diantaranya, daerah yang baru dimekarkan Kabupaten Kutai  Barat untuk Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Menurut Awang Faroek, pemekaran wilayah suatu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemerintahan baik pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan guna terwujud  masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera, adil dan makmur.

Hakikat pemekaran daerah otonom lebih ditekankan pada aspek mendekatkan pelayanan pemerintahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemekaran daerah merupakan cara atau pendekatan untuk mempercepat pembangunan daerah dan DOB yang terbentuk.

Dalam kehidupan berpemerintahan saat ini tuntutan kebutuhan masyarakat kian meningkat dan kompleks, sementara kinerja pemerintah untuk memenuhi segala tuntutan kebutuhan masyarakat belum optimal.

“Hal mendasar dilakukannya pemekaran wilayah adalah adanya keinginan untuk melakukan perubahan kearah lebih baik dengan terpenuhinya kebutuhan dasar dan pelayanan lebih prima dari pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Awang Faroek menambahkan selain Paser Selatan dan Berau Pesisir didukung percepatan terbentuknya menjadi DOB juga Kota Sebatik yang berada di Kabupaten Nunukan sebagai upaya untuk mengimbangi pembangunan dan pengembangan kawasan di perbatasan wilayah provinsi (Kaltara) bahkan negara Indonesia dengan negara Malaysia.(yans/sul/es/hmsprov).

///FOTO : Dr H Awang Faroek Ishak

 

Berita Terkait
Government Public Relation