Pemprov Imbau Penarikan Dari Sekolah

Peredaran Buku Pelajaran Berindikasi Porno

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim mengimbau agar buku pelajaran yang berindikasi porno yang tercetak di buku paket pelajaran Bahasa Indonesia segera  ditarik. Indikasi terbaru buku pelajaran yang berisi kata-kata tidak layak bagi anak-anak itu ditemukan di SDN 06 SamarindaUlu.   
“Buku tersebut bukan dari pengadaan pihak sekolah maupun pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Buku-buku itu dibeli oleh para orang tua siswa dari toko-toko buku. Apalagi, guru tidak diperkenankan menjual buku pelajaran,” kata Sekretaris Disdik Kaltim Hj Dayang Budiati didampingi Kepala Bidang Pendidikan TK dan SDDisdik Kaltim, Healthyana Marta Mou di Kantor Disdik Kaltim Samarinda, Rabu (17/7) setelah melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah di Samarinda.   
Menurut dia, permasalahan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan pihak sekolah. Buku itu, adalah buku penunjang yang sengaja dibeli dari luar sekolah untuk menambah pengetahuan siswa kelas 6 oleh orang tua siswa.    
Selanjutnya, bagi sekolah-sekolah di kabupaten dan kota yang menemukan buku tersebut, diharapkan segera menarik kembali penyebaran buku tersebut. Karena hal ini berkaitan dengan peningkatan kualitas mutu pendidikan menuju Kaltim Cerdas Merata dan Prestasi Gemilang (Cemerlang) di daerah ini. (jay/hmsprov).
 

Berita Terkait