Pemprov Kaltim Bantu Pembangunan Tempat Ibadah Semua Agama

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim terus membantu pembangunan tempat-tempat ibadah semua agama di seluruh Kaltim. Pembangunan tempat ibadah merupakan bagian dari tugas pemerintah dalam memberikan kedamaian rohani bagi masyarakat.
Demikian dikatakan Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak saat penandatanganan prasasti dan peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al Ma'ruf Komplek Voorfo , di Samarinda Senin (8/7).
Masjid Al Ma'ruf dibangun pada 1976 oleh Pemerintah Daerah saat itu dan berdiri di atas tanah milik Pemprov Kaltim diperuntukan bagi masyarakat perumahan PNS di tahun 1970-an.
"Inilah salah satu konsep visioner Gubernur Abdul Wahab Sjachranie untuk Kota Samarinda dengan membangun perumahan  bagi Pegawai Negeri Sipil dan anggota DPRD Kaltim di kawasan Voorfo,  di Jalan Ramania dan Preevab di Jalan Pahlawan. Sehingga, para PNS dan anggota dewan saat itu dapat bekerja dengan nyaman tanpa memikirkan rumah," jelasnya.
Awang Faroek mengharapkan Pemerintah Kota dan DPRD Samarinda dapat merevisi Tata Ruang dan Wilayah yang dapat direvisi setiap lima tahun sekali untuk menjadikan ibukota provinsi yang lebih teratur dan nyaman bagi warga.
Salah satu yang terus didorong Pemrov Kaltim adalah revisi ketersedian Ruang Terbuka Hijau (RTH) 30 persen dari luas wilayah. Sementara ini, luas RTH Kota Samarinda hanya sebesar 7,6 persen saja.
Selesainya pembanguanan kembali Masjid Al Ma'ruf yang direncanakan pada Desember tahun ini, Gubernur meminta Dinas Pekerjaan Umum Kaltim untuk menata kembali simpang empat Lembuswana, sebagai pendukung keberadaan masjid yang megah. Apalgi, tahan-tanah di sekitar kawasan ini adalah milik Pemprov Kaltim.
Perkembangan kota dengan bertambahnya penduduk memaksa penataan kota Samarinda yang lebih baik dan terarah. Salah satu bantuan Pemrov Kaltim yaitu membangun ulang Masjid Al Ma'ruf yang kini berusia 36 tahun dengan konsep futuristik dan dapat menampung lebih banyak jamaah.
"Saya berharap dengan selesainya pembangunan Masjid Al Ma'ruf pada akhir tahun ini, diharapkan masyarakat di sekitar masjid dapat meningkatkan iman dan taqwa serta beribadah dengan nyaman. Sedangkan untuk masyarakat Kaltim saya minta untuk dapat menjaga persatuan dan kesatuan dan menciptakan suasana damai dalam kemasyarakatan," harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim, HM  Taufiq Fauzie menjelaskan Masjid Al Maruf dibangun menggunakan dana APBD Provinsi Kaltim dan memiliki tiga lantai serta  dapat menampung tiga ribu orang jamaah atau lebih banyak ketimbang daya tampung saat ini, yakni untuk seribu seratus orang.
"Kita berharap, dengan masjid yang baru nantinya akan mampu memfasilitasi jamaah yang semakin meningkat dalam melaksanakan ibadah. Sehingga keinginan dalam melaksanakan dan meningkatkan kehidupan beragama di Kaltim khususnya di Kota Samarinda dapat terpenuhi," ujarnya.(yul/hmsprov).

///Foto : Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak menandatangani prasasti dimulainya pembangunan Masjid Al Ma’ruf yang disaksikan mantan Wagub Kaltim Chaidir Hafied (kemeja coklat) dan Ketua Pembangunan Masjid Al Ma’ruf (kemeja putih).(yuliawan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait