Pemprov Kaltim Dukung Program Pemgembangan Agribisnis Santri

Pemprov Kaltim Dukung Program Pemgembangan Agribisnis Santri

BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi Kaltim sangat mendukung adanya program pengembangan agribisnis me-lalui usaha-usaha yang dilakukan oleh para santri, utama-nya yang tergabung dalam Kontak Santri Agribisnis Indonesia (KONSAIN).

“Pemerintah Provinsi Kaltim telah mengambil kebijakan dan melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya mengem-bangkan usaha agribisnis. Yaitu mengarahkan pengem-bangan agribisnis pada pendekatan sistem dan usaha agribisnis,” kata Wagub Kaltim H Mukmin Faisyal HP pada acara Silaturrahim Nasional dan Workshop Kontak Santri Agribisnis Indonesia (KONSAIN) di Pondok Pesantren Syaichona Cholil Pusat Sepinggan Balikpapan, Sabtu (15/3).

Wagub Mukmin memaparkan, pendekatan sistem agribisnis di Kaltim ditekankan pada tiga hal, yaitu pertama; melalui pembangunan agribisnis, pende-katan pembangunan pertanian ditingkatkan dari pende-katan produksi ke pendekatan yang berbasis agribisnis. Dengan Orientasi bisnis maka pengembangan usaha bisnis yang berdaya saing dan berkelanjutan menjadi pertimbangan utama.

“Usaha agribisnis yang diusahakan oleh masyarakat sudah terbukti cukup tangguh untuk bertahan, meskipun dalam kondisi krisis ekonomi dan moneter (krismon) seperti yang melanda Tanah Air ini pada awal reformasi yang lalu.,” kata Wagub.

Kedua, lanjut Wagub, dalam pembangunan agribisnis, pembangunan pertanian bukan semata-mata pembangunan sektoral, namun juga terkait dengan lintas sektoral, dan sangat ditentukan oleh agroindustri hilir, agroindustri hulu dan lembaga jasa penunjang.

Sedangkan ketiga, ujar Wagub adalah pembangunan pertanian bukan sebagai pembangunan parsial pengembangan komoditas, melainkan sangat terkait dengan pengembangan wilayah, khususnya pedesaan yang berkaitan erat dengan upaya-upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pertanian.

Diinformasikan, hingga kini perekonomian Kaltim dan distribusi untuk pembentukan PDRB masih didominasi oleh sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 47,44%, kemudian disusul industri pengolahan 23,50%, Perdagangan, Hotel dan restoran 8,62%. Sedangkan sektor Pertanian hanya 6,16%. Oleh karena itu, ke depan agribisnis akan terus dikembangkan, tidak terkecuali perlunya dukungan pihak lain seperti halnya para santri, yang tergabung dalam KONSAIN. (ri/hmsprov).

/Foto: Wagub Kaltim H Mukmin Faisyal HP menyampaikan sambutan pada acara Silaturrahim Nasional dan Workshop Kontak Santri Agribisnis Indonesia (KONSAIN). (ist/humasprov kaltim)

Berita Terkait