Pemprov Kaltim Konsisten Tingkatkan Kompetensi Guru Seni

SAMARINDA - Pemprov Kaltim selama kepemimpinan Gubernur Dr H Awang Faroek Ishak dan Wagub H Farid Wadjdy bertekad meningkatkan kompetensi guru, termasuk para guru seni dengan program pendidikan dan pelatihan.
“Dengan pendidikan dan pelatihan tersebut, kami berharap kualitas pengetahuan guru akan meningkat. Meningkatnya pengetahuan tersebut kami yakin akan mendukung peningkatan kesejahteraan guru, karena ilmu yang diterima dapat diajarkan di masing-masing sekolah, sehingga pendapatan guru pun akan bertambah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim didampingi Kabid Pembinaan SMP dan SMA Dr H Asli Nuryadin usai pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Guru Seni Jenjang SD, SMP dan SMA se-Kaltim Angkatan I di Samarinda, Senin (27/5).
Peningkatan kompetensi guru bukan hanya bermanfaat untuk pendidik, tetapi juga berimbas kepada peserta didik yang akan mengikuti lomba seni tingkat nasional. Salah satunya adalah Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).
Bukan hanya itu, dengan peningkatan kompetensi guru seni diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menguasai materi ajar seni, baik seni musik, tari dan seni rupa.
“Kami berharap melalui pendidikan dan pelatihan tersebut mampu mengembangkan pengetahuan guru, terutama pengembangan model pembelajaranan dalam materi pelajaran seni,” jelasnya.
Melalui pendidikan dan pelatihan tersebut diharapkan dapat melahirkan bakat-bakat terpendam di daerah untuk lebih berkiprah dan mengangkat derajat daerah di tingkat regional, nasional dan internasional. (jay/hmsprov).

///Foto : Gubernur Dr H Awang Faroek Ishak (baju coklat) bersama ribuan guru. Kompetensi guru terus ditingkatkan.(dok/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait