Pemprov Kaltim Lebih Dulu Bersikap

Implementasi Penyelematan SDA di Indonesia

SAMARINDA-Kaltim menjadi provinsi pertama yang mengimplementasikan imbauan Presiden Joko Widodo tentang gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam (SDA) di Indonesia.

Sehubungan dengan itu, Kamis 2 April 2015 lalu, Pemprov Kaltim bersama Bupati dan Walikota se-Kaltim  disaksikan Ketua DPRD Kaltim, Kapolda Kaltim, Pangdam VI Mulawarman serta Kajati Kaltim telah melakukan gerakan yang sama sebagai implementasi gerakan tersebut di daerah. Penandatanganan untuk dukungan gerakan nasional penyelamatan SDA itu dilakukan saat digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim 2015 di Samarinda.

Gerakan nasional ini diawali dengan penandatanganan kesepakatan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kementerian Terkait di Istana Negara Jakarta, Kamis (19/3).

“Ini respon yang dilakukan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama Bupati dan Walikota se-Kaltim sebagai tindaklanjut imbauan Presiden Joko Widodo. Kami yakin Kaltim pertama mengimplementasikan gerakan ini di Indonesia,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov S Adiyat Kaltim, Ahad kemarin (12/4).

Selain mengimplementasikan gerakan tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak juga telah melakukan moratorium tentang pertambangan ijin batu bara, perkebunan dan kehutanan. Hal ini pun menjadikan Kaltim sebagai provinsi di Indonesia yang pertama melakukan gerakan penyelamatan SDA di daerah sebelum dilakukan pemerintah pusat.

Atas kebijakan tegas tersebut, maka Gubernur Awang Faroek Ishak mendapatkan kesempatan untuk menjadi narasumber dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan Kompas Group membahas penyelamatan SDA Migas di Indonesia, khususnya Blok Mahakam yang dilaksanakan Senin 13 April 2015 di Hotel Santika Jakarta.

Selain Gubernur Awang Faroek Ishak, juga akan hadir Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto, pakar migas Andang Bachtiar, Ketua DPD RI Irman Gusman dan Menteri ESDM Sudirman Said dengan moderator Helmi Yahya. 

Seminar ini juga akan dihadiri Komisi VII DPR RI asal Kaltim, Awang Ferdian Hidayat, Achmad Amins, Hadi Mulyadi dan Neni Moerniaeni. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: DUKUNGAN KALTIM. Gubernur Kaltim dr H Awang Faroek Ishak saat menyampaikan arahan gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam pada Musrenbang dan pertemuan Forkopimda Kaltim. (dok/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation