Pemprov Komit Sejahterakan Guru PAUD se Kaltim

SAMARINDA - Komitmen Gubernur Awang Faroek Ishak untuk meningkatkan kesejahteraan para guru adalah satu hal yang sangat sulit dibantah. Buktinya, insentif bukan hanya diberikan kepada para guru pada umumnya, tetapi juga diberikan untuk para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Insentif yang dialokasikan  untuk para guru PAUD juga tidak sedikit, jumlahnya mencapai  Rp48 miliar pertahun selama tiga tahun terakhir.  
"Anggaran tersebut diberikan untuk insentif bagi guru-guru PAUD di Kaltim. Bahkan ini sudah tahun ketiga dilaksanakan. Sebelumnya guru-guru yang membina anak usia dini hanya mendapatkan gaji yang tidak sesuai dengan kinerjanya, yakni antara  Rp150 ribu - Rp200 ribu. Tetapi, dengan bantuan tersebut, Pemprov Kaltim memberikan insentif kepada masing-masing guru dengan jumlah Rp300 ribu perbulan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim didampingi Kabid Pembinaan PNFI M Faturrakhman di Kantor Disdik Kaltim, Selasa (14/5).
Meski Pemprov Kaltim memberikan bantuan tersebut, namun diharapkan Pemkab dan Pemkot se-Kaltim dapat membantu memberikan tambahan insentif kepada para guru PAUD tersebut. Sehingga diharapkan tidak lagi ada guru dan bunda PAUD yang hanya menerima gaji Rp150 ribu hingga Rp200 ribu perbulan.
Bantuan insentif itu tidak langsung diserahkan Pemprov Kaltim, tetapi sudah dialokasikan dalam batang tubuh APBD Kabupaten/Kota. (jay/hmsprov).
 

Berita Terkait