Pemprov Komit Tingkatkan Kompetensi Guru Olahraga

Pelatihan Olahraga Cricket Bagi Guru Olahraga se-Kaltim

SAMARINDA-Pemprov Kaltim sangat komitmen dalam mendukung peningkatan kompetensi guru di daerah, termasuk guru olahraga. Sebab, guru olahraga juga berperan dalam menyiapkan bibit unggul dari masing-masing sekolah, sehingga mampu mendukung peningkatan prestasi cabang olahraga di Kaltim, baik tingkat nasional maupun internasional. 

“Jangan tanya komitmen Pemprov Kaltim soal pendidikan dan olahraga. Karena dari dulu kami sangat komit terhadap peningkatan kualitas kompetensi guru di daerah, termasuk guru olahraga. Guru olahraga secara teknis harus mengetahui seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga mereka mampu menyiapkan anak didik yang berkualitas,” kata Sekretaris Disdik Kaltim Hj Dayang Budiati mewakili Kepala Disdik Kaltim H Musyahrim usai pembukaan pelatihan olahraga cricket bagi guru olahraga SD, SMP dan SLTA se-Kaltim di Samarinda, Kamis malam (3/4).

Dayang Budiati menjelaskan, cricket adalah sebuah olahraga http://id.wikipedia.org/wiki/Olahraga tim yang dimainkan antara dua kelompok yang masing-masing terdiri dari sebelas orang. Bentuk modern kriket berawal dari Inggris, dan olahraga ini populer di negara-negara persemakmuran. Di beberapa negara Asia Selatan, misalnya Pakistan dan India, cricket adalah olahraga paling populer.

Cricket dimainkan dengan menggunakan pemukul atau bat dan bola http://id.wikipedia.org/wiki/Bola. Olahraga tersebut juga mirip dengan olahraga softball atau kasti. Tujuan permainan tersebut adalah untuk mencetak lebih banyak run atau angka dibandingkan tim lain. 

“Cricket juga masuk salah satu cabor yang akan di pertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Karena itu, Disdik Kaltim bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim melaksanakan pelatihan olahraga cricket terhadap guru-guru olahraga di Kaltim. Semoga, dengan pelatihan tersebut peserta didik di masing-masing sekolah dapat mengenal cricket dengan lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (Pengprov PCI) Kaltim Idhamsyah mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 50 orang yang terdiri dari perwakilan guru olahraga yang dipilih oleh Disdik Kabupaten/Kota se Kaltim.

“Diharapkan, mereka dapat mensosialisasikan olahraga ini kepada seluruh guru olahraga di masing-masing kabupaten/kota se-Kaltim, sehingga peserta didik dapat mengenal lebih jelas teknik dan cara bermain cricket,” jelasnya. (jay/sul/hmsprov)

 

Berita Terkait