Pemprov Serahkan Personil ke Kemendikbud


 

SAMARINDA - Sedikitnya 37 personil dan 21 dokumen dari UPTD Pengembangan Kegiatan Belajar Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim kini resmi diserahkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) oleh Pemprov Kaltim yang dilakukan Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Wartanto di Kantor Gubernur Kaltim.

Jumlah tersebut terdiri dari 24 tenaga fungsional atau pamong belajar dan 13 fungsional umum. Sejak diserahkan ke Kemendikbud, maka resmi 37 tenaga tersebut menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

"Hal ini sesuai dengan Undang-Undang 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya terkait dengan pengalihan struktur dan perangkat daerah dari Pemerintah Provinsi ke Pusat," kata Sekprov Kaltim Rusmadi, Jumat (20/1).

Rusmadi mengatakan bagi Pemprov Kaltim kondisi ini tidak ada masalah. Karena, ini kewajiban Pemerintah Provinsi melaksanakan. Melalui penyerahan ini, maka semakin jelas kewenangan pusat dan daerah. Dengan peralihan ini diyakini kualitas mutu pendidikan semakin meningkat khususnya pendidikan anak usia dini.

Menurut Rusmadi, ke depan UPTD Pengembangan Kegiatan Belajar yang kini statusnya menjadi Balai Pengembangan Kegiatan Belajar diyakini mampu meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat yang sangat prospektif guna peningkatan keterampilan masyarakat.

"Apalagi situasi saat ini tantangan peningkatan ekonomi masyarakat semakin tinggi. Sehingga dengan diserahkan ini, pengembangan pendidikan anak usia dini dan kegiatan belajar masyarakat semakin baik," jelasnya.

Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Wartanto mengatakan dengan diserahkan personil ini, maka mulai gaji hingga tunjangan penghasilan personil tersebut menjadi tanggung jawab pusat melalui Kemendikbud. Bahkan SK pemindahan personil juga telah disiapkan.

"Jadi sejak Februari 2017 mereka sudah menerima gaji dari Pemerintah Pusat. Sedangkan pelaksanaan aktivitas kerja mereka tetap di Kaltim," jelasnya. (jay/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation