Pemprov Serukan Anti Golput

Jelang Pencoblosan Pilgub Kaltim Periode 2013-2018

SAMARINDA - Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim H Rusmadi menyerukan agar  masyarakat Kaltim tidak memilih golput (tidak menggunakan hak pilih) pada saat pencoblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim periode 2013-2018, Selasa (10/9) pekan depan.  Tanggung jawab masyarakat adalah memilih pemimpin terbaik demi masa depan Kaltim yang lebih baik.  
“Kita akan melakukan aksi bersama untuk gerakan aksi menekan angka golput dan melawan praktik money politic. Dukungan masyarakat dan rekan-rekan media, tentu sangat kami harapkan,” kata Rusmadi, saat menggelar jumpa pers di Kantor Gubernur, Jumat (6/9).
Salah satu kunci sukses penyelenggaraan pesta demokrasi adalah terciptanya kondisi aman dengan tingkat paritisipasi yang tinggi dari masyarakat.  Meski kondisi pelaksanaan aman, namun tingkat partisipasi masyarakat rendah, maka penyelenggaraan pesta demokrasi bisa dinilai kurang sukses.
“10 September 2013 sudah resmi menjadi hari yang diliburkan. Artinya, tidak ada alasan masyarakat untuk tidak menggunakan hak pilihnya. Pilihan kita secara langsung akan menentukan masa depan Kaltim. Kami mengimbau agar masyarakat berbondong-bondong ke Tempat Pemilihan Suara (TPS),” jelasnya.  
Agar lebih menarik minat pemilih, Rusmadi meminta para penyelenggara di TPS lebih kreatif membangun motivasi warga untuk datang mencoblos. Misal dengan memberikan doorprize dan lainnya.  
Sementara itu, setelah berakhirnya masa kampanye pukul 00.00 dini hari tadi,  maka berakhir pula masa cuti Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wagub Farid Wadjdy. Mulai pagi ini, keduanya akan kembali bertugas sebagai gubernur dan wakil gubernur Kaltim.
“Gubernur dan wakil gubernur akan kembali mengemban tugas melekat sebagai wakil pemerintah pusat dan sebagai kepala daerah setelah berakhirnya masa cuti keduanya,” jelas Rusmadi yang juga menjadi Ketua Desk Pilkada Kaltim 2013 itu.
Rencananya, Sabtu hari ini, Gubernur Awang Faroek Ishak akan memantau kesiapan pelaksanaan Pilgub Kaltim 2013 ke sejumlah TPS di Samarinda. Selain itu, pada saat pelaksanaan pilgub, Selasa nanti, Gubernur Awang Faroek juga akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan pilgub berlangsung aman dan lancar.
Sedangkan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Jofri menegaskan bahwa distribusi surat suara ke daerah-daerah tidak mengalami persoalan berarti.“Untuk distribusi surat suara, kami pastikan saat ini sudah sampai di kabupaten/kota. Pada H-1 diharapkan  surat suara sudah sampai di masing-masing TPS,” kata Jofri.  
Jumpa pers tersebut juga dihadiri Asisten Kesejahteraan Rakyat H Bere Ali, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim HM Robyan Noor, Kepala Dinas Kominfo Kaltim Abdullah Sani, Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim S Adiyat,  Anggota KPU Kaltim, Jofri dan Ketua Bawaslu Kaltim, Syaiful B, serta Ombusmen Kaltim. (jay/hmsprov)


 

Berita Terkait
Government Public Relation