Pemprov Siap Bantu Kesejahteraan Karyawan Panti Asuhan

Pemprov Siap Bantu Kesejahteraan Karyawan Panti Asuhan

 

SAMARINDA-Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan, Pemprov Kaltim akan membantu para petugas panti asuhan untuk mendapatkan kesejahteraan yang layak.  Menurut gubernur, para petugas panti asuhan dengan tanggung jawab dan beban yang tidak ringan itu sangat layak untuk menerima upah minimal setara dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Saya berharap para petugas panti asuhan menerima penghasilan minimal sama bahkan di atas UMP agar kesejahteraan mereka tercukupi. Sangat disayangkan, apabila ada petugas panti yang masih menerima penghasilan di bawah standar UMP,” kata Awang Faroek Ishak baru-baru ini di Samarinda.

Melalui bantuan tersebut, diharapkan kinerja para petugas panti semakin baik. Apalagi, pekerjaan yang dilakukan tergolong sangat mulia menyangkut kehidupan anak-anak yatim piatu.

Bantuan yang diberikan merupakan bagian dari prinsip solidariti yang dilakukan Pemprov Kaltim. Dengan tujuan agar masyarakat yang tidak mampu mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat umum lainnya.

“Untuk memudahkan pemberian bantuan tersebut, saya minta Dinas Sosial Kaltim dapat mengalokasikan bantuan sehingga selalu ada perhatian bagi para petugas panti tersebut. Karena ini menyangkut hak rakyat untuk sejahtera,” tegas Awang.

Saat ini ada 103 panti asuhan yang terdaftar di Kaltim dengan jumlah anak yang diasuh mencapai 6.800 orang. Sedangkan untuk Samarinda ada 31 panti asuhan, baik panti milik pemerintah maupun swasta dengan jumlah anak asuh mencapai 2.400 orang. (jay/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan santunan untuk anak yatim-piatu di Lamin Etam, Selasa (22/7).

 

Berita Terkait
Government Public Relation