Pemprov Siap Dukung Pembangunan Samarinda

Raker Gubernur Kaltim Bersama Pemkot Samarinda


SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengaku siap mendukung program pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, agal lebih baik dan maju.


Menurut Awang, walikota dan bupati memiliki amanah berat saat memimpin daerah. Karena itu, wajar jika gubernur dan seluruh perangkat Pemprov mendukung program yang dilakukan Pemkot dan Pemkab. Terutama yang dilakukan Pemkot Samarinda.


“Gubernur Kaltim dan seluruh aparat akan mendukung habis-habisan untuk menyukseskan program pembangunan Pemkot Samarinda. Karena itu, komunikasi harus kita tumbuhkan, tidak perlu dengan cara formal. Mungkin malam-malam kita bisa ketemu, sembari makan jagung rebus hingga menyanyi bersama. Dengan demikian, diharapkan kita dapat kompak, sehingga bisa membangun Kota Samarinda menjadi kota metropolitan yang dapat dibanggakan,” kata Awang Faroek Ishak di sela-sela Rapat Kerja (Raker) Gubernur Kaltim dengan Pemkot Samarinda, di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim Samarinda, Selasa (12/2).


Dalam kesempatan tersebut, Awang berharap konsultan dari program pembangunan Pemkot Samarinda, baik soal plyover maupun pembangunan dan penataan lingkungan SMA Negeri 1 Samarinda dapat menyampaikan presentasi  yang lebih mendalam di Kantor Gubernur.


Dengan begitu, Pemprov Kaltim dapat memikirkan dan mendukung program yang dilakukan Pemkot Samarinda, termasuk alokasi bantuan pembiayaan. “Jika hal ini bisa kita bicarakan bersama, tentu pengerjaan pembangunan akan lebih baik,” jelasnya.


Menurut dia, pembangunan infrastruktur Samarinda memang cukup banyak. Mulai dari plyover, jembatan, penanggulangan banjir, penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur bidang pendidikan, yakni Komplek SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Samarinda hingga pelayanan kesehatan masyarakat.


Awang menilai, selain Pemkot Samarinda, Pemprov juga telah banyak
membantu melakukan rencana pembangunan infrastuktur di daerah ini. Mulai dari Conventions Hall, Jalan Tol, Jembatan Mahulu, Jembatan Mahkota II, Jembatan Kembar Samarinda, Bandara Samarinda Baru (BSB), bahkan hingga rencana pembangunan Trans Studio seperti yang ada di Makassar dan Bandung juga akan dibangun di Samarinda.


“Yang jelas kami mengetahui program Pemkot Samarinda, mulai dari pembangunan infrastrukrur hingga peningkatan SDM, dengan tujuan mewujudkan Kota Samarinda menjadi Kota Metropolitan yang berwawasan lingkungan. Bahkan, kami menilai, Pemkot Samarinda telah banyak mendapatkan perhatian cukup besar, termasuk bantuan pembiayaan,” jelasnya.


Awang menilai, dari program yang direncanakan tersebut pada prinsipnya Pemprov Kaltim mendukung. Tetapi, harus jelas. Artinya, Pemkot Samarinda harus menyampaikan berapa dana yang akan dibutuhkan untuk rencana pembangunan tersebut.


Harapannya, hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti, baik dari masing-masing SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim maupun Pemkot Samarinda. Hanya, yang terpenting untuk dibenahi adalah, tata ruang Kota Samarinda. Karena, tata ruang Samarinda harus ditinjau kembali, yakni harus disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan yang dilakukan sekarang.


Selain itu, Pemkot Samarinda juga harus memperhatikan bagaimana cara untuk menangani permasalahan banjir. Sebab, permasalahan tersebut harus ditangani secara menyeluruh dan diharapkan dapat diselesaikan secara tuntas.
Selanjutnya, yang harus diperhatikan Pemkot Samarinda adalah bagaimana
menangani permasalahan pembebasan lahan. Terutama yang digunakan untuk lokasi penanganan banjir di Samarinda.


“Karena itu, saya menginstruksikan agar seluruh SKPD terkait di lingkungan Pemprov Kaltim dapat menindaklanjuti. Selain itu, karena ini adalah usulan yang disampaikan Pemkot Samarinda, tentunya tidak bisa Pemprov Kaltim sendiri yang memutuskan. Tetapi melibatkan DPRD Kaltim, khususnya dalam pembiayaan,” ujarnya.


Sementara itu, Walikota Samarinda,  H Syaharie Jaang mengatakan dari program yang direncanakan Pemkot Samarinda ditargetkan dapat selesai pada 2015, dengan  totalnya  dana mencapai Rp3, triliun.


“Kami berharap Bapak Gubernur bersama jajaran SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim dapat membantu kami, karena tanpa dukungan Pemprov Kaltim Pemkot Samarinda juga tidak bisa melaksanakan secara menyeluruh rencana pembangunan ini. Walaupun hingga saat ini Pemkot Samarinda juga sudah banyak dibantu Pemprov Kaltim, khususnya selama kepemimpinan Bapak Gubernur Awang Faroek dan Wagub Farid Wadjdy,”jelasnya.


Syaharie berharap, dengan dukungan Pemprov Kaltim, diharapkan kesejahteraan masyarakat Samarinda dapat terwujud dan mampu menjadikan Kota Samarinda sebagai Kota Metropolitan yang berbasis industri, perdagangan, jasa dan berwawasan lingkungan.(jay/hmsprov).

////Foto : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama Wagub H Farid Wadjdy dan Wawali Nusyirwan Ismail saat menyimak pemaparan Walikota Samarinda Syahari Ja’ang tentang berbagi program untuk mengatasi berbagai masalah di Ibu Kota Provinsi.(johan/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation