Pemprov Siap Terima Kritik Konstruktif

SAMARINDA – Komitmen Pemprov  memberantas korupsi di Kaltim sudah tidak perlu diragukan. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sejak awal kepemimpinannya berkomitmen untuk mewujudkan Kaltim sebagai Island of Integrity, yang menjadi bagian dari reformasi birokrasi.
Hal itu diungkapkan Asisten I Bidang Pemerintahan Aji Sayid Fathur Rahman, saat menerima perwakilan pendemo dari unsur Borneo (Barisan Oposisi Rakyat Nasional dan Elaborasi Organisasi) di ruang Tepian II Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (27/3).
“Kaltim merupakan pioneer dari seluruh provinsi di Indonesia yang melakukan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi bersama dengan 14 kabupaten/kota, instansi vertikal serta TNI dan Polri. Ini merupakan bentuk dari keinginan gubernur untuk mewujudkan good governance dan clean government di Kaltim,” ujar Fathur Rahman.
Menurut dia, sebagai pelaksana pembangunan di daerah, Pemprov akan selalu siap untuk menerima kritikan dan menyerap aspirasi masyarakat Kaltim, terutama kritik yang konstruktif, sehingga dapat menjadi masukan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.
“Pemprov akan terus berbenah dan berupaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kaltim, sehingga kritikan dan aspirasi masyarakat sangat penting sebagai masukan dalam perencanaan program pembangunan kedepan,” ucapnya.
Terkait dengan jalan rusak di Kota Samarinda, yakni Jalan Merdeka, Jalan Tenggiri dan Jalan Sentosa, dijelaskannya, untuk penanganan jalan rusak setiap ruasnya ada yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat (jalan nasional/negara), provinsi dan kabupaten/kota. Untuk ketiga jalan tersebut, merupakan kewenangan dan tanggung jawab Dinas Bina Marga Kota Samarinda.
“Dalam sistem pemerintahan itu sangat jelas diatur mengenai kewenangan masing-masing pemerintah kabupaten/kota, provinsi dan pusat dalam pembangunan. Sehingga kita sebagai pelaksana pembangunan di daerah tentu menjalankan aturan sesuai sistem pemerintahan tersebut,” jelasnya. (her/hmsprov).
 

Berita Terkait
Government Public Relation