Pemprov Usulkan Bantuan Keluarga Korban Longsor Mahulu

 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim mengusulkan bantuan santunan bagi keluarga lima korban meninggal dunia akibat longsor di Desa Long Bagun, Kecamatan Long Bagun, Mahakam Ulu yang terjadi pada 8 Mei 2017. 

Kelima korban tersebut, yaitu Yeremias Tri Saputra (L/18), Andri Setia Pranata (L/20), Andre (L/15), Abo (L/28), Yunus (L/40). Mendukung, kelancaran bantuan tersebut, saat ini Pemprov Kaltim melalui Dinas Sosial Kaltim masih menunggu kelengkapan data berkas dari ahli waris korban.

“Kami mengucapkan bela sungkawa atas kejadian tersebut. Semoga keluarga yang ditinggalkan sabar. Terkait masalah tersebut, Pemprov Kaltim siap membantu untuk mengusulkan bantuan santunan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial,” kata Kepala Dinas Sosial Kaltim Siti Rusmalia Idrus, Minggu (28/5).

Usulan tersebut siap disampaikan. Hanya saja, masih menunggu kelengkapan berkas dari keluarga korban. Menurut Rusmalia, mengumpulkan berkas tersebut memang agak lambat, karena selain kondisi jarak tempuh Samarinda-Mahakam Ulu cukup jauh dan tentu proses administrasi dari kecamatan maupun kelurahan atau desa yang masih dilakukan pihak keluarga korban. Apalagi kondisi cuaca juga masih kurang mendukung.

Bencana terjadi ketika kelima korban sedang bercocok tanam di hutan di Gunung Pancang. Selanjutnya, saat ini Pemprov Kaltim terus melakukan komunikasi dengan Asisten Bidang Kesra Mahakam Ulu agar kelengkapan berkas dapat segera diselesaikan.

“Prinsipnya Pemprov Kaltim siap membantu. Karena pihak Kementerian Sosial siap memberikan bantuan berupa uang santunan,” jelasnya. (jay/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation