Pemprov Usulkan Sekolah Kepemimpinan Kades

Jauhar Efendi

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim mengusulkan agar daerah mengagendakan pelaksanaan sekolah kepemimpinan bagi kepala desa (kades) terpilih pasca pilkades sebelum pelantikan. Kepala DPMPD Kaltim M Jauhar Efendi mengatakan hal ini penting agar sebelum mengabdi, setiap kades memiliki kemampuan dan kapasitas yang dibutuhkan untuk menunjang tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan. "Kami usulkan bisa diagendakan setiap pelaksanaan pilkades. Dengan demikian kepala desa terpilih saat dilantik sudah bisa langsung kerja, karena sudah memiliki kamampuan dan kapasitas yang dibutuhkan," kata Jauhar Efendi di Kantor DPMPD Kaltim, Kamis (30/8).

Pelaksanaan program itu, bisa melibatkan lintas sektor terkait yang berpengalaman di lapangan sebagai instruktur untuk memberikan pemahaman berkaitan ketentuan yang diamanatkan peraturan perundang-undangan tentang tugas pokok dan fungsi, serta tanggung jawab kepala desa.

Bila dilakukan, Pemprov Kaltim yakin kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelaksanaan pembangunan akan berjalan semakin baik. Ditandai contohnya ke depan progres penyaluran dan realisasi dana desa semakin baik. "Saat ini isu besarnya terkait penyaluran dana desa. Misal, Kabupaten Paser yang penyaluran dana desa terbilang paling lamban ketimbang daerah lain. Ini yang harus kita perhatikan dari tujuan program pendidikan kades tersebut," tegasnya. (jay/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation