Pemuda Harus Manfaatkan Peluang Ekonomi Daerah

 

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menegaskan  program pemerintah pusat yaitu Tri Sakti dan Nawacita, kedua-duanya memberikan peluang kepada daerah untuk  mengembangkan dan memanfaatkan peluang usaha dengan baik. 

Oleh karena itu peluang tersebut dapat ditangkap para pengusaha yang ada di daerah, sehingga Kaltim  tidak hanya tergangung pada APBD maupun APBN.

"Pengusaha-pengusaha  di Kaltim harus mampu dan memanfaatkan peluang usaha di daerah sehinga Kaltim tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)," tegas Awang Faroek Ishak dalam arahannya pada pengukuhan Direksi dan Komisaris/Badan pengawas Perusahaan Daerah (Perusda)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kaltim di  Pendopo Lamin Etam Samarinda, Jumat (25/11) lalu.

Untuk tidak bergantung pada APBD maupun APBN, maka perusahaan-perusahan milik daerah maupun BUMD harus memberikan kontribusi signifikan. Apalagi pemerintah telah memberikan fasilitas dan kemudahan-kemudahan khususnya dalam urusan perijinan. 

"Oleh karena itu, peluang-peluang usaha yang ada di daerah harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik, apalagi sekarang ini ada pola publik  private partnership (PPP), pengusaha bebas untuk bekerjasama dengan investor baik dalam maupun luar negeri," tambah Awang. 

Gubernur Awang Faroek meminta perhatian agar Kawasan Ekomomi Khusus Maloy  Batuta Trans Kalimantan, kawasan Industri Bontang dan Kawasan Industri Karingau dan Buluminung, agar ketiga kawasan strategis tersebut bisa dimanfaatkan oleh perusda maupun BUMD.

"Manfaatkanlah peluang dan  potensi-potensi yang kita miliki, khususnya pada tiga kawasan ekonomi strategis di Kaltim. Sehingga dengan begitu kita mampu meningkatkan PAD kita," seru Awang Faroek. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait