Pendam VI Mulawarman dan Humas Polda Siap Hadir

Organisasi Kehumasan Pemerintah Harus Lebih Baik
 
SAMARINDA-Dua hari jelang pelaksanaan pertemuan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Kaltim, sejumlah daerah sudah memastikan kehadiran mereka. Bukan hanya jajaran kehumasan pemerintah kabupaten dan kota, sejumlah instansi vertikal pun telah menyampaikan kesiapan untuk pertemuan strategis bidang kehumasan se-Kaltim tersebut.  
“Kami sudah mendapat konfirmasi kehadiran  dari Penerangan Kodam (Pendam) VI Mulawarman, Humas Polda Kaltim, Humas Kanwil Kemenkum dan HAM  dan sejumlah instansi vertikal lainnya. Ditambah humas SKPD dan kabupaten/kota, BUMN dan BUMD serta dari Perguruan Tinggi Negeri,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim, S Adiyat, didampingi Kabag Kehumasan, Imanudin, Senin (30/9).
Forum pertemuan ini akan dimanfaatkan untuk menyusun struktur kelembagaan Bakohumas, sekaligus menyusun program kerja pengurus untuk masa kerja 2013-2016.  Dari pertemuan tersebut diharapkan terbangun diskusi yang produktif sebagai tambahan wacana untuk membangun organisasi kehumasan di Kaltim semakin membaik melalui Bakohumas.
Sebab itu, partisipasi seluruh peserta dalam Bakohumas ini juga diharapkan untuk menyusun pembentukan organisasi yang solid, bukan sekedar formalitas dalam satu surat keputusan gubernur.
“Kita menginginkan, organisasi kehumasan pemerintah di daerah semakin baik ke depan. Koordinasi dan  sinergi dalam penyampaian informasi pembangunan dan isu-isu penting yang bersinggungan dengan kepentingan masyarakat luas diharapkan bisa tersosialisasikan lebih baik lagi,” imbuh Adiyat.    
Pertemuan Bakohumas akan digelar pada Rabu, 2 Oktober 2013 besok di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur. Sejumlah nara sumber akan dihadirkan diantaranya mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kaltim, yang saat ini menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim, HM Jaufar Efendi. Gufron, Dosen Komunikasi Publik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Gufron  dan Ahmad Zaini dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim.
“Pemimpin redaksi media cetak dan elektronik juga kita undang agar terbangun kesamaan pandang dalam membaca informasi pembangunan yang digambarkan dalam angka-angka statistik.   Karena itu, kita undang nara sumber dari lembaga yang kompeten, yakni BPS,” pungkas Adiyat. (sul/hmsprov)

///FOTO : S Adiyat


 

Berita Terkait