Pendidikan Moral Pancasila Harus Ditanamkan Sejak Dini

SAMARINDA- Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim mengatakan pendidikan moral pancasila harus ditanamkan sejak dini terhadap anak-anak. Karena, pendidikan moral berkaitan dengan sikap dan prilaku.
Menyukseskan pendidikan moral tersebut, maka Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak juga telah menginstruksikan agar seluruh sekolah untuk menggalakan gerakan pramuka dan mengimplementasikan sikap tertib.
“Gerakan tersebut sudah dilakukan dan telah ada kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan Kepolisian, agar melakukan pembinaan, sehingga anak-anak bisa bersikap tertib, baik tertib berlalulintas maupun tertib dalam menjalankan pendidikan di sekolah. Misal, anak-anak diajarkan tidak berbohong dan bersikap jujur serta rasa hormat. Bahkan, program gerakan tersebut telah masuk dipelajaran muatan lokal, yakni tertib berlalulintas,” kata Musyahrim di Samarinda, Jumat (11/10).
Menurut dia, realisasi pendidikan moral pancasila tidak mesti dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi perlu dilakukan di lingkungan keluarga. Karena, hal ini merupakan tanggungjawab bersama.
Orang tua siswa sangat menentukan bagaimana sikap dan prilaku anak dalam kehidupan sehari-hari. Jika, orang tua tidak mengajarkan yang baik, maka anak tersebut juga tidak akan berprilaku dengan baik. Bahkan, tidak hormat dengan orang tua.
“Jadi, orang tua sangat berpengaruh terhadap membentuk prilaku anak-anak. Karena itu, jangan sampai ada prilaku yang menyimpang dilakukan anak-anak, lantas dibiarkan. Itu tidak boleh terjadi. Bahkan jika perlu ditegur. Generasi muda kita harus diawasi secara bersama-sama,” jelasnya.(jay/hmsprov)
 

Berita Terkait
Government Public Relation