Pendidikan Tetap Jadi Prioritas 2014

Anggaran 20 Persen Berlanjut

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim memastikan alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan tetap sesuai amanat UU Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, alokasi APBD Kaltim yang lumayan besar itu akan digunakan untuk membantu peningkatan kesejahteraan guru dalam bentuk pemberian insentif, Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) jenjang SMA/MA, bantuan untuk kualifikasi guru dan beasiswa bagi pelajar maupun mahasiswa.
“Beasiswa saja, pada 2013 Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran senilai Rp70 miliar bagi pelajar dan mahasiswa, untuk warga tidak mampu dan beasiswa berprestasi,” sebut Musyahrim, di Samarinda, Senin (30/12).  
Pada 2014, Musyahrim menyebutkan, jumlah penerima beasiswa akan bertambah. Jika pada 2009-2013 mencapai 30.000 penerima setiap tahun,  pada 2014 jumlahnya akan naik menjadi 50.000 penerima pertahun, terdiri dari pelajar, mahasiswa program diploma hingga mahasiswa program S3 atau doktor.  
Beasiswa yang disalurkan, merupakan bagian dari program Beasiswa Kaltim Cemerlang (Cerdas, Merata dengan Prestasi Gemilang)  yang diberikan kepada warga Kaltim yang menempuh pendidikan di Kaltim, di luar Kaltim, bahkan yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.  
“Pemprov Kaltim juga memberikan beasiswa khusus bagi pelajar dan mahasiswa di perbatasan negara, yakni kabupaten Kutai Barat, Malinau dan Nunukan yang totalnya mencapai Rp2,6 miliar," katanya.
Mulai 2014 jumlah penerima beasiswa akan dinaikan dari 30.000 penerima menjadi 50.000 penerima setiap tahun. Karena itu, alokasi anggaran pendidikan 20 persen tetap dilanjutkan,” tegas Musyahrim. (jay/hmsprov)

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa Kaltim. Beasiswa merupakan salah satu program unggulan pendidikan Kaltim untuk meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing.(dok/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait
Government Public Relation