Penerbangan Kalibrasi Sukses di APT Pranoto

Pesawat jenis Beecraft Type King Air sukses mendarat dan terbang di Bandara APT Pranoto. Bandara ini benar-benar sudah siap dioperasikan. (norjaya/humasprov)

SAMARINDA - Bandara APT Pranoto nampaknya sudah benar-benar siap dioperasikan 24 Mei mendatang. Selain telah mengantongi Sertifikat Bandar Udara (SBU) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Balai Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara pun sukses melakukan penerbangan kalibrasi di Bandara APT Pranoto, Sabtu (19/5). "Alhamdulillah penerbangan kalibrasi tadi berjalan lancar. Ini menegaskan bahwa  24 Mei 2018 Bandara APT Pranoto siap beroperasi," kata Kepala Bandara Temindung/APT Pranoto Wahyu Siswoyo di Bandara APT Pranoto, Sei Siring Samarinda, Sabtu (19/5).

Penerbangan kalibrasi di Bandara APT Pranoto dilakukan menggunakan pesawat jenis Beecraft Type King Air. Penerbangan dimulai dari Bandara Temindung dengan pilot Capt Sri Mulyanto. Berangkat dari Bandara Temindung pukul 08.00 wita dan landing atau mendarat di Bandara APT Pranoto pukul 08.05 wita. 

Penerbangan ini juga bagian dari pengukuran dan pengecekan seluruh peralatan navigasi jelang pengoperasian bandara yang akan dimulai 24 Mei 2018.  Wahyu menjelaskan, pihak Bandara APT Pranoto ingin memastikan bagaimana kesiapan operasional bandara agar tidak bermasalah di kemudian hari. "Unsur keamanan dan seluruh peralatan navigasi sudah kami pastikan. Semoga, tidak ada hambatan. Peresmian dan pendaratan perdana juga lancar dari penerbangan Kabupaten Berau pada saatnya nanti," ucap Wahyu. 

Sebelumnya, pengoperasian bandara yang akan menjadi kebanggaan warga Kaltim ini pun sudah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara. Sertifikat Bandar Udara yang ditunggu-tunggu akhirnya  ditandatangani Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso dengan Nomor 145/SBU-DBU/V/2018 tertanggal 15 Mei 2018.

"Kita patut bersyukur karena perjuangan kita akhirnya berbuah manis. Tentu ini kado spesial untuk warga Samarinda, dan warga Kaltim. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mewujudkan mimpi besar ini. Bahwa ibukota provinsi Kaltim harus memiliki bandara yang representatif," kata Gubernur Awang Faroek Ishak setelah mengetahui Bandara APT Pranoto sukses mengantongi SBU, pekan lalu. 

SBU merupakan syarat bandar udara dapat diterbangi dan didarati. Gubernur berharap pendaratan perdana pesawat Express Air dari Bandara Kalimarau Berau 24 Mei mendatang berjalan lancar. Diperkirakan Express Air akan mendarat sekitar pukul 10.00 Wita. Terkait rencana pengoperasian Bandara APT Pranoto ini, maka pada 23 Mei 2018 Bandara Temindung seccara resmi akan ditutup mulai pukul 16.00 wita.  (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation