Pengembangan Kawasan Industri Kepariwisataan Kaltim

SAMARINDA -  Kaltim memiliki delapan kawasan industri yang terus dikembangkan pemerintah sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu kawasan industri yang terus dipacu dan didorong pengembangannya yakni kawasan industri pariwisata Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau.
Derawan merupakan sebuah kepulauan terdiri dari beberapa pulau. Diantaranya, Pulau Derawan, Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki dan Pulau Maratua serta beberapa pulau kecil lainnya.
Potensi kepariwisataan dengan beragam keindahan alamnya tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, utamanya di Kabupaten Berau.
“Kita harus sungguh-sungguh dalam pengembangan kawasan industri pariwisata sebagai transformasi ekonomi Kaltim. Mari tamasya dan jelajahi bumi Benua Etam,” kata Wakil Gubernur Kaltim HM Mukmin Faisyal HP usai peringatan Hari Otonomi Daerah, Senin (25/4).
Khusus di Kepulauan Derawan lanjutnya, terdapat spesies langka yaitu penyu sisik dan penyu hijau. Sedangkan di pesisir pantai terdapat keindahan alam seperti hutan mangrove, terumbu karang dan padang lamun.
Sedangkan di bagian lautnya, kepulauan ini memiliki beberapa spesies ikan yang dilindungi dan langka. Diantaranya, penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung dan ikan barakuda.
Ditetapkannya Kepulauan Derawan menjadi kawasan industri pariwisata karena memiliki berbagai keunggulan. Misalnya, terdapat 460 jenis karang serta lebih dari 870 jenis ikan.
Selain itu, salah satu pulaunya seperti Kakaban dapat ditemukan danau ubur-ubur terbesar dan paling beragam di dunia, termasuk empat spesies unik ubur-ubur stingless yang dapat berenang terbalik.
 “Kakaban menjadi nominasi situs warisan dunia olah UNESCO. Kita berkeyakinan pengembangan kawasan pariwisata Kaltim mampu menyejahterakan masyarakat sekaligus menjadi lokomotif ekonomi daerah,” ungkap Mukmin Faisyal.   
Dia menambahkan sebagai bentuk dukungan dalam pengembangan kawasan industri pariwisata Berau , Pemprov Kaltim membantu pembangunan Bandara Maratua. (yans/sul/humasprov

Berita Terkait
Berita foto
Berita foto

26 September 2015 Jam 00:00:00
Investasi

Siapkan Investasi Rp5 Triliun
Siapkan Investasi Rp5 Triliun

03 Mei 2014 Jam 00:00:00
Investasi