Pengembangan PIK Remaja Cegah Triad KRR

Pengembangan PIK Remaja Cegah Triad KRR

 

SAMARINDA – Pengembangan lembaga pusat informasi dan konsultasi (PIK) Remaja di lingkup sekolah (SMP dan SMA/MA/SMK) hingga perguruan tinggi sangat efektif dalam mencegah triad KRR (kesehatan reproduksi remaja) berupa penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan HIV/AIDS.

”Hari ini kita memberikan pelatihan bagi Pendidik Sebaya terkait triad KRR. Diharapkan mereka menularkan pengetahuan bagi teman di sekolah atau di kampus,” kata Kabid KB dan Kesehatan Reproduksi Muhammad Hatta saat mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim pada Orientasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja di Auditorium Latbang, Senin (16/2).

Setelah mengikuti pelatihan menurut dia, para Pendidik Sebaya selain menyampaikan pemahaman tentang triad KRR dan pencegahannya bagi teman sebaya di sekolah dan kampus juga dapat membentuk PIK Remaja di sekolah di kampus masing-masing.

Dijelaskannya, sesuai program pemerintah utamanya program prioritas Gubernur Awang Faroek Ishak untuk mewujudkan sumber daya manusia Kaltim yang berkualitas serta berdaya saing tinggi maka remajanya harus terhindar dari permasalahan triad KRR.

Sebab lanjutnya, remaja yang terkena masalah triad KRR hanya akan menjadi beban dan masalah sosial bagi keluarga, masyarakat dan pemerintah. ”Sebaliknya, remaja yang terhindar dari triad KRR menjadi aset dan masa depan keluarga, masyarakat dan pemerintah,” ujar Hatta.

Orientasi yang dilaksanakan selama lima hari diikuti 30 peserta dari 14 kabupaten dan kota se-Kaltim dan Kaltara. Kegiatan diisi materi kebijakan program generasi berencana (Genre), pendewasaan usia pernikahan dan keterampilan hidup, pengelolaan PIK R/M dan advokasi KIE serta prinsip pendidik Sebaya. (yans/sul/hmsprov)

Berita Terkait