Pengembangan Program SP2BKS Secara Online


 

SAMARINDA – Setiap organisasi pemerintah daerah (OPD) dituntut mampu memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.  Salah satunya, OPD harus melakukan  kreatifitas dan inovasi dalam kinerja pelayanan yang lebih mudah, cepat dan murah. Karenanya, dalam program 100 Hari Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim telah menetapkan pelayanan surat persetujuan penyaluran benih kelapa sawit (SP2BKS) online.

“Kita kembangkan program dalam pelayanan sebagai inovasi seperti pelayanan SP2BKS secara online yang selama ini manual,” kata Kepala Disbun Kaltim Ujang Rachmad. 

Menurut dia, pelayanan SP2BKS online tentunya mampu menghemat waktu, cepat dan mudah serta transparan sehingga lebih efesien dan efektif. Dibandingkan SP2BKS secara manual selama ini yang prosesnya memerlukan waktu relatif lama sehingga terkesan lambat bagi perusahaan maupun pekebun sawit.

Ujang meyakinkan pelayanan online selain pengajuan persetujuan benih cepat, mudah dan transparan juga terbangun sistem eGoverment yang bersih, profesional, efektif dan efesien.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya membangun konekifitas online Disbun dengan 11 sumber benih kelapa sawit yang ditetapkan Direktorat Tanaman Tahunan Ditjenbun Kementan.

“Target kami dalam 100 hari kedepan sistem pelayanan online ini sudah aktif dan bisa dimanfaatkan perushaan maupun masyarakat. Tahapan kita saat ini menyempurnakan konsep, membangun program aplikasi dan database, uji coba aplikasi dan sosialisasi hingga operasional,” ungkap Ujang. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation