Pengetahuan Lalu Lintas Wajib Masuk Sekolah

Pengetahuan Lalu Lintas Wajib Masuk Sekolah

 

SAMARINDA - Pemprov Kaltim melalui Dinas Pendidikan menginstruksikan agar seluruh sekolah di Kaltim wajib melaksanakan pembelajaran tentang pengetahuan berlalu lintas kepada siswa. Hal itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa agar disiplin berlalu lintas, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sesuai informasi dari Polda Kaltim, pada 2013, tercatat 800 orang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas. Lebih miris karena dari jumlah itu, korban terbanyaknya justru pelajar.

“Karena itu, pembelajaran tentang berlalu lintas wajib dilaksanakan di masing-masing sekolah. Pemprov melalui Disdik Kaltim melakukan kerjasama dengan Polda Kaltim tentang pembelajaran berlalu lintas di masing-masing sekolah di daerah ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim H Musyahrim di Kantor Disdik Kaltim, Rabu (20/8).

Pembelajaran tersebut akan diterapkan bersama pembelajaran bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan praktek berlalu lintas dengan baik. Karena itu, untuk menyukseskan program tersebut, keterlibatan masing-masing Polres dan Polsek sangat diperlukan.

Dengan kerjasama tersebut, diharapkan para siswa dapat memahami dan menjalankan etika berlalu lintas secara baik, sebagai bentuk menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lain.

“Kami juga mengasah kemampuan siswa tentang berlalu lintas setiap tahun melalui lomba cerdas cermat lalu lintas se-Kaltim untuk tingkat SMA dan SMK,” jelasnya.

Pemahaman tentang disiplin berlalu lintas bukan hanya agar siswa taat berlalu lintas, tetapi implementasinya juga agar berdisiplin untuk semua bidang. Misalnya, terkait  disiplin masuk sekolah dan menjalankan kehidupan sehari-hari di rumah masing-masing.

Bukan hanya itu, untuk menerapkan kedisiplinan tersebut, peran orang tua juga diperlukan. Sehingga, pemahaman tersebut tidak hanya diterima dari sekolah tetapi juga keluarga.  (jay/sul/hmsprov).

/////Foto : Musyahrim

Berita Terkait