Penggunaan Dana Desa Kampung Sumber Sari, Fokus Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat

Riani Tisnadewi ketika blusukan ke Kampung Sumber Sari (IST)

 

BARONG TONGKOK - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim mulai melaksanakan tugas monitoring dan evaluasi penyaluran dana desa di berbagai wilayah di Kaltim. Di bawah komando Kepala DPMPD Kaltim M Jauhar Efendi diwakili Kepala Bidang Pemeritahan Desa dan Kelurahan, Riani Tisnadewi jajaran DPMPD meninjau beberapa desa/kampung di wilayah pedalaman Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.  

 

Khusus di wilayah Kutai Barat, Riani Tisnadewi menyebut kebijakan yang dilakukan Kampung Sumber Sari, Kecamatan Barong Tongkok patut dicontoh daerah lain dalam pemanfaatan dana desa untuk pembangunan. "Petinggi kampung mengambil langkah jitu. Fokus memanfaatkan penggunaan dana desa yang turun ke wilayah mereka untuk pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan ekonomi pedesaan/kampung," kata Riani Tisnadewi saat mengunjungi Kampung Sumber Sari, Rabu (14/3).

 

Meski dianggarkan untuk pembangunan fisik, bangunan diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi. Sebagai contoh untuk anggaran dana desa 2017 Kampung Sumber Sari, dari Rp782.874.000 sebanyak Rp258.200.000 dialokasikan untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam). 

 

Melalui alokasi tersebut dikelola untuk pengelolaan sampah rumah tangga dan pengembangan usaha pengadaan bibit sapi. Selanjutnya untuk pembangunan fisik  dianggarkan untuk pembangunan kandang sapi dengan kapasitas 50 ekor sapi dan pembangunan rumah jaga peternakan sapi. “Semuanya mengarah untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi kampung. Untuk pengeloloaan sampah pengembangan penggemukan sapi tentu membuka lapangan pekerjaan dan masyarakat jadi ada penghasilan," jelasnya. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation