PEP Kaltim Untuk Indonesia

Edy Kuswadi

SAMARINDA - Politeknik Energi dan Pertambangan (PEP) Kaltim diyakni akan menjadi salah satu pendukung kemajuan dan kemakmuran daerah. Apalagi, PEP  dibangun bukan hanya untuk Kaltim, tapi juga untuk Indonesia. "Intinya, pihak Kementerian ESDM sudah membentuk tim untuk percepatan pembangunan kampus ini. Tim juga telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Riset Teknologi dan Dikti untuk pengajuan program studi kampus tersebut," kata Kepala Balitbangda Kaltim Edi Kuswadi di Samarinda, Selasa (29/5).

Awal perencanaan pengembangan kampus akan membuka tiga program studi (Prodi), yaitu pertambangan, migas dan petrokimia dan teknik mesin. Sedangkan pembangunan fisik kampus rencana dimulai pada 2019. Sesuai arahan Gubernur Awang Faroek Ishak, PEP diharapkan bisa mencetak SDM berkualitas sesuai prodi yang telah diusulkan. Karena itu, untuk mendukung pengembangan ini, diperlukan dukungan berbagai pihak, terutama pihak perusahaan pertambangan di Kaltim.

Bahkan, saat ini berkaitan dengan lokasi, dari PT Insani Bara Perkasa sudah menyediakan 10 hektar di Palaran dan di sana akan dibangun semua sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan kampus tersebut. "Pemprov Kaltim berharap melalui pendidikan tersebut bisa mendukung dan mencetak SDM berkualitas yang siap ditempatkan di dalam negeri dan luar negeri, khususnya Timur Tengah yang dikenal dengan sumber energinya," jelas Edi.

Prinsipnya, Pemprov Kaltim memberikan apresiasi atas kesediaan PT Insani Bara Perkasa yang berkenan menghibahkan lahan  eks tambang seluas 10 hektar di Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Palaran untuk pembangunan politeknik ini. (jay/sul/humasprov)

Berita Terkait